Page 20 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 20
Title KARTU PRAKERJA PERLUAS KESEMPATAN KERJA PMI DI LN
Media Name jpnn.com
Pub. Date 16 Desember 2019
Page/URL https://www.jpnn.com/news/kartu-prakerja-perluas-kesempatan-kerja-pmi- di-ln
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketanagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah optimistis Kartu Prakerja akan
memperluas kesempatan kerja Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.
Dengan Kartu Prakerja kompetensi PMI bakal meningkat sehingga mampu bersaing
memperebutkan lowongan kerja di luar negeri.
"Kementerian Ketanagakerjaan akan bekerja keras di level hulu untuk meningkatkan
kompetensi calon pekerja migran. Salah satunya dengan memperbanyak berbagai
pelatihan kerja menggunakan skema kartu prakerja," ujar Ida Fauziah saat Rapat
Koordinasi Atase Ketenagakerjaan dari 12 negara penempatan PMI di Kuala Lumpur,
Malaysia (13/12) lalu.
Hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja
Kemenaker, Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Atnaker Malaysia,
Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, Riyad, Jedah, Qatar, Kuwait, dan
lain-lain.
Ida menjelaskan, sesuai Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran pengiriman
tenaga kerja Indonesia ke luar negeri hanya bisa dilakukan jika mereka mempunyai
kompetensi. Dengan program Kartu Pekerja calon PMI akan mendapatkan berbagai
macam pelatihan tanpa dipungut biaya karena ditanggung pemerintah. "Dengan
skema ini kita bisa memberangkatkan calon PMI yang berkompeten sehingga tidak
diremehkan," katanya.
Mantan Ketua Umum Fatayat PBNU tersebut mengatakan, berkerja di luar negeri
merupakan salah satu opsi bagi Angkatan kerja di tanah air. Menurutnya
kesempatan kerja di dalam negeri masih agak terbatas, sehingga kesempatan kerja
di luar negeri bisa dipilih sebagai salah satu opsi. "Di samping memperluas
kesempatan kerja di dalam negeri, pemerintah juga perlu memperluas kesempatan
kerja di luar negeri," jelasnya.
Namun, kata Ida, kesempatan kerja di luar negeri harus mempertimbangkan
beberapa hal seperti perlindungan pekerja migran dan pengupahan yang layak.
Selama ini persoalan terbesar PMI adalah lemahnya perlindungan, kelayakan upah
Page 19 of 124.

