Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 25

Lebih lanjut, Tri mengharapkan kunjungan Menteri Ida ke Tokyo dapat menjadi
               momentum pendorong bagi peningkatan kerja sama Indonesia dan Jepang, di
               sektor ketenagakerjaan ke depannya.

               Pada Forum Ketenagakerjaan ini, Menteri Ida membuka pidatonya dengan
               menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas sambutan hangat dan antusiasme
               para peserta yang hadir. Pemerintah Indonesia apresiasi kepada Pemerintah Jepang
               yang telah mengeluarkan kebijakan baru terkait regulasi keimigrasian, yaitu
               residential status baru bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) berketerampilan spesifik yang
               akan bekerja ke Jepang.

               Pemerintah Indonesia juga apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas inisiasi
               pembentukan kerja sama bilateral bidang ketenagakerjaan yang diimplementasikan
               melalui Memorandum of Cooperation (MoC) SSW dan MoC on Technical Intern
               Training Program (TITP) yang ditandatangani di Jakarta pada 25 Juni 2019.

               Di bawah kerangka SSW, Pemerintah Indonesia menargetkan untuk dapat
               memenuhi 20 persen atau 70 ribu kebutuhan tenaga kerja Jepang, dalam lima
               tahun ke depan untuk 14 sektor industri utama.

               Sementara untuk program pemagangan, sejak 1993, Indonesia mengirimkan 80 ribu
               orang peserta pemagangan ke Jepang. Saat ini sekitar 60 ribu orang kembali ke
               Indonesia dan 20 ribu orang masih berada di Jepang. Menutup pidatonya, Menteri
               Ida sampaikan komitmennya untuk berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif,
               guna memastikan kesuksesan implementasi program SSW dan TITP antara kedua
               negara.

               Forum Bisnis Ketenagakerjaan kemudian ditutup dengan sesi parapan oleh
               Roostiawati, selaku Direktur Pengembangan Pasar Kerja, Kementerian
               Ketenagakerjaan RI. Dia menjelaskan mengenai perkembangan penyelenggaraan
               penempatan tenaga kerja terampil dari Indonesia di Jepang.

               Selama kunjungan kerja di Jepang, Menteri Ketenagakerjaan RI juga
               berkesempatan untuk bertemu dengan Parliamentary Vice Minister, Ministry of
               Health, Labour and Welfare, Y.M. Jimi Hanako dan Parliamentary Vice Minister,
               Ministry of Justice, Y.M. Masahisa Miyazaki.

               Dalam kedua pertemuan tersebut, Menteri Ida membahas mengenai upaya
               penguatan kerja sama bilateral kedua negara di sektor ketenagakerjaan, khususnya
               terkait percepatan implementasi penempatan tenaga kerja terampil (specified skilled
               workers) asal Indonesia ke Jepang.

               Selain itu, Menteri Ida juga direncanakan akan melakukan peninjauan ke fasilitas
               pemagangan di Saitama dan berdialog dengan para peserta program pemagangan
               dari Indonesia.






                                                       Page 24 of 124.
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30