Page 19 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 aGUSTUS 2019
P. 19

Bukan menggaji penganggur

               Anggapan pro-kontra pun datang dari berbagai pihak lantaran salah satu wacana
               dalam program kartu pra kerja ini adalah memberi insentif kepada peserta yang
               merupakan anak-anak muda, para pencari kerja, dan mereka yang mau berganti
               pekerjaan.

               Beberapa orang menilai, pemberian insentif kepada beberapa golongan tersebut
               sama dengan menggaji pengangguran.

               Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri pun membantah anggapan tersebut. Dia
               menjelaskan, insentif yang diberikan digunakan untuk memastikan agar angkatan
               kerja yang masuk dalam kategori yang telah disebutkan sebelumnya benar-benar
               bisa bekerja sesuai dengan kompetensinya.

               "Insentif jangan ditulis gaji, nanti niat baik salah. Ini untuk memastikan agar
               angkatan kerja baru lulus SMA atau SMK yange nggak punya skill ketika dapat kartu
               kerja maka bisa ikut pelatihan vokasi sampai dapat sertifikasi kompetisi dalam waktu
               tertentu," ujar Hanif di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

               Adapun nantinya, insentif diberikan setelah peserta program kartu pra kerja
               mengikuti pelatihan selama setidaknya dua bulan. Kemudian, peserta program bakal
               mendapatkan sertifikat kompetensi serta insentif dalam kurun waktu tertentu.

               Hanif menjelaskan, pemberian insentif maksimal selama 3 bulan setelah selesai
               pelatihan.

               "Ini untuk bantu cari kerja, makanya disebut insentif, jangan tulis gaji," tegas dia.

               prasyarat yang bakal ditentukan agar seseorang bisa menjadi peserta program kartu
               pra kerja terbilang mudah, yaitu sebatas Warga Negara Indonesia yang berusia di
               atas 18 tahun. Pemerintah pun bakal membentuk Project Management Officer
               (PMO) yang mengawasi jalannya program Jokowi ini.

               Selain itu, pemerintah juga bakal menggandeng platform digital untuk turut terlibat
               dalam program kartu pra kerja. Hal itu dilakukan karena dalam desain
               implementasinya, bakal dibagi menjadi dua jenis metode pengaksesan kartu, yaitu
               digital dan reguler yang masing-masing bakal sebanyak 1,5 juta kartu dan 5 juta
               kartu.

               "Ini belum putus tapi sebagian besar 1,5 juta akan pakai platform digital (akses
               kartu pra kerja). Cuma kita akan perjelas dulu, misal, platform digital hanya untuk
               daftar. Kita harus lihat juga regulasinya," ujar dia.

               Belum matang

               Namun, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance



                                                       Page 18 of 81.
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24