Page 41 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 41

Title          SALAH ARAH KARTU PRA-KERJA
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      16 April 2020
               Page/URL       https://kolom.tempo.co/read/1332015/salah-arah-kartu-pra-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative






               Pembelokan program Kartu Pra-Kerja menjadi program penanganan pengangguran
               pada masa wabah merupakan langkah yang salah arah. Program ini dirancang pada
               masa kampanye Joko Widodo dalam pemilihan presiden tahun lalu, yang ditujukan
               untuk meningkatkan jumlah sumber daya manusia yang unggul.


               Sasarannya adalah warga negara berusia minimal 18 tahun yang sedang mencari
               kerja, pekerja sektor informal, serta pelaku usaha mikro dan kecil. Karena itu,
               bentuknya berupa pelatihan untuk keterampilan tertentu dan menjadi
               wirausahawan.

               Keadaan sekarang jauh berbeda. Wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)
               memaksa banyak perusahaan memecat karyawannya. Kementerian Tenaga Kerja
               mencatat, hingga Senin lalu, jumlah total pekerja di sektor formal dan nonformal
               yang dikenai pemutusan hubungan kerja dan dirumahkan mencapai 2,8 juta orang.


               Jumlah ini diperkirakan terus meningkat selama wabah belum teratasi. Bila pun
               wabah berakhir, perekonomian tak akan segera pulih.

               Penganggur itu bukan pencari kerja baru, melainkan pekerja terlatih yang dipecat
               karena perusahaan sudah tak mungkin berjalan saat ini. Bukan latihan keterampilan
               yang mereka butuhkan, melainkan lowongan kerja baru yang sesuai dengan
               keahlian mereka.


               Jadi, cara mengatasi pengangguran adalah memulihkan perekonomian, sehingga
               perusahaan dapat berjalan dan mereka bisa kembali bekerja.

               Di tengah kondisi seperti sekarang, para penganggur lebih membutuhkan bantuan
               tunai untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Negara-negara lain
               yang terkena wabah, seperti Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan India,
               berfokus pada pemberian uang tunai.

               Malaysia, misalnya, menggelontorkan bantuan tunai langsung sebesar US$ 2,2 miliar
               atau sekitar Rp 35 triliun untuk keluarga kelas menengah dan bawah selama enam
               bulan. Pemerintah negeri jiran itu juga mencairkan berbagai dana lain dan beragam
               subsidi untuk meringankan beban masyarakat, seperti subsidi upah, listrik, dan
               keringanan pajak.

               Pemerintah menganggarkan Rp 20 triliun untuk Kartu Pra-Kerja dengan target 5,6




                                                       Page 40 of 179.
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46