Page 127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 127
Title TAK JADI DEMO, BURUH MINTA DILIBURKAN DENGAN GAJI DAN THR FULL
Media Name detik.com
Pub. Date 29 April 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4996027/tak-jadi-demo- buruh-minta-
Page/URL
diliburkan-dengan-gaji-dan-thr-full
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan bahwa
masih banyak buruh yang masih bekerja aktif di lapangan selama pandemi Corona.
Akibatnya, banyak pula buruh yang positif virus Corona bahkan sampai meninggal
dunia.
"Sudah banyak yang kena COVID-19 seperti di Denso Indonesia, PT Eds
Manufacturing Indonesia (PEMI), kemudian di Jakarta, Yamaha Music, itu
perusahaan-perusahaan raksasa, sudah pada kena COVID-19 dan meninggal
buruhnya," ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers bertajuk MPBI Soal
Omnibus Law dan May Day 2020, Rabu (29/4/2020).
Untuk itu, meski tak jadi menggelar demo turun ke jalan pada peringatan May Day
per 1 Mei 2020 mendatang, pihaknya tetap menuntut pemerintah agar tegas
meliburkan para buruh tersebur.Akan tetapi, ia juga berharap agar buruh yang
diliburkan tersebut tetap digaji penuh demi bertahan hidup dan menjaga daya beli.
"Liburkan buruh, coba dicari solusinya liburkan buruh dengan dibayar upah penuh
dan THR penuh," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, biasanya setiap perayaan May Day para buruh kompak
turun ke jalan menjalankan demo dengan menyuarakan aspirasinya terkait isu-isu
tententu yang tentunya berkenaan dengan hak buruh. Kali ini, para serikat buruh
dari KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) sepakat untuk tidak menggelar aksi
turun ke jalan.
Alasannya untuk mengapresiasi kerja keras pemerintah dan tim medis yang telah
berjuang melawan virus Corona. Meski demikian para buruh tetap menggelar aksi
lain selain demo ke jalan yakni dengan mengadakan bakti sosial, penggalangan
dana dan kampanye di media sosial.
(fdl/fdl)
Page 126 of 181.

