Page 7 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 7
Title POLITIKUS PKB: PASAL RUU CIPTA KERJA YANG TAK PRO RAKYAT, KITA CORET
Media Name merdeka.com
Pub. Date 30 April 2020
https://www.merdeka.com/politik/politikus-pkb-pasal-ruu-cipta-kerja-ya ng-tak-pro-
Page/URL
rakyat-kita-coret.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Merdeka.com - Anggota Baleg asal fraksi PKB Sukamto menegaskan pentingnya
membahas RUU Cipta Kerja (Ciptaker) dengan teliti. Dengan begitu, dapat
ditemukan poin-poin mana saja dari RUU usulan pemerintah itu yang bermasalah
juga poin saja yang merugikan masyarakat.
Hal ini penting dilakukan agar RUU Ciptaker benar-benar membawa manfaat ketika
akhirnya nanti ditetapkan sebagai Undang-Undang.
"Untuk itu di dalam pembahasan saja nanti supaya kita lebih cermat dari pasal ke
pasal mana yang pro rakyat, mana yang tidak pro rakyat. Yang sekiranya tidak pro-
rakyat, ya kita coret. kita membahas justru kita mempunyai otoritas bisa meng-
drop, bisa menggantikan, bisa perlunak atau mengubah sedikit-sedikit ini yang perlu
diberikan suatu pemahaman," ujarnya dalam RDPU Baleg, Rabu (29/4).
Pihaknya juga meminta agar pembahasan RUU Ciptaker tidak dilakukan dengan
tergesa-gesa. Tujuannya untuk memastikan produk Undang-Undang yang
berkualitas.
"Satu hal, saya minta pembahasan ini jangan tergesa-gesa. Bahkan nanti sudah
menjadi keputusan pun harus kita bahas berulang-ulang. Kita umumkan kepada
masyarakat," tegas dia.
1 dari 1 halaman Anggota Baleg asal fraksi Gerindra Hendrik Lewerissa pun
menegaskan, bahwa poin-poin dalam RUU Ciptaker yang secara jelas bertentangan
harus diubah.
"Memang ada beberapa substansi (dalam RUU Ciptaker) yang secara nyata itu, kita
tidak perlu perdebatan lagi, memang melanggar konstitusi. Misalnya soal
kewenangan mengubah UU dengan peraturan pemerintah, hanya dengan konsultasi
dengan DPR," terang dia.
"Kalau substansi ini diterima menjadi UU, meski akan di-challenge masyarakat
dalam judicial review di MK. Tapi kalau dia jadi UU ini sama saja dengan
Page 6 of 181.

