Page 102 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 JUNI 2020
P. 102
Title PENGUSAHA DIMINTA REKRUT KEMBALI PEKERJA TERKENA PHK SAAT NEW NORMAL
Media Name liputan6.com
Pub. Date 02 Juni 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4269082/pengusaha-diminta-rekrut- kembali-
Page/URL
pekerja-terkena-phk-saat-new-normal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, meminta para pengusaha
merekrut kembali pekerja atau buruh yang dirumahkan atau terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19. Langkah ini diharapkan dapat
mengurangi angka penggangguran dan memperluas kesempatan kerja baru.
"Kita harapkan penerapan new normal bisa menggerakkan roda perekonomiam,
sehingga para pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan bisa diprioritaskan untuk
kembali bekerja, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja
secara ketat," kata Ida dalam keterangannya, Selasa (2/6/2020).
Selain itu, Menteri Ida juga mengingatkan agar penerapan kenormalan baru selalu
mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja/buruh.
Menurutnya, industri sangat terkait dengan hidup banyak orang, sehingga harus
dijalankan sesuai protokol kesehatan dan diawasi dengan ketat.
Merekrut ulang para pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan memiliki
keuntungan tersendiri bagi pengusaha. Mereka telah memiliki keterampilan yang
sesuai dengan kebutuhan perusahaan, memiliki pengalaman kerja, serta mengenal
budaya kerja di perusahaan.
"Sehingga mereka dapat langsung bekerja sesuai keahliannya dan tidak perlu
mengadakan pelatihan kerja (training) lagi. Ini tentu menguntungkan perusahaan
untuk meningkatkan produktivitasnya," jelas dia.
Sementara itu, berdasarkan data Kemnaker per 27 Mei 2020, pekerja sektor formal
yang dirumahkan sebanyak 1.058.284 pekerja dan pekerja sektor formal yang ter-
PHK 380.221 pekerja. Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959
pekerja.
Serta terdapat 34.179 calon pekerja migran yang gagal diberangkatkan serta 465
pemagang yang dipulangkan. Total pekerja yang terdampak pandemi Covid-19
sebanyak 1.792.108 pekerja.
Page 101 of 115.

