Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 56
Title 57 PEKERJA MIGRAN ASAL JATENG JALANI KARANTINA DI BPSDM
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 19 Mei 2020
https://www.beritasatu.com/pemda/634659/57-pekerja-migran-asal-jateng- jalani-
Page/URL
karantina-di-bpsdm
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Semarang, Sebanyak 57 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah sedang
menjalankan karantina selama 14 hari di Gedung Badan Pengembangan Sumber
Daya Manusia (BPSDM) Jateng, Semarang.
Menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, puluhan pekerja migran ini berasal dari
Malaysia dan hasil rapid test Covid-19 mereka dinyatakan tidak reaktif.
"Mereka kawan-kawan yang baru pulang dari Malaysia. Sekarang dikarantina di sini.
Rata-rata dari Pati. Ada juga yang dari Kendal dan dari Tuban satu orang tadi. Lihat
semuanya ceria," ungkap Ganjar ketika mengunjungi para PMI, Senin (18/5/2020).
Para pekerja tersebut, ungkap Ganjar, akan dijemput oleh pemerintah
kabupaten/kota dari daerah masing-masing.
"Tadi sudah rapid test . Hasilnya tidak reaktif semuanya. Mudah-mudahan
semuanya sehat. Nanti kami siapkan perjalanannya sampai tingkat kabupaten/kota
dan rumah masing-masing," jelasnya.
Salah satu PMI, Wahono, mengaku tidak keberatan untuk menjalankan karantina.
Selain mengikuti ketentuan pemerintah, karantina dapat memastikan bahwa dirinya
sehat dan tidak menulari keluarganya di rumah.
"Apalagi ini dikarantina di lokasi yang nyaman. Tempatnya enak, jadi tidak apa-apa.
Tapi kalau bisa, setelah dinyatakan sehat, saya bisa karantina mandiri di rumah,"
ujar PMI asal Pati yang lima tahun bekerja di Malaysia itu.
Antisipasi Gelombang PMI Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah pusat
sebelumnya telah membuka jalur transportasi untuk repatriasi bagi PMI, WNI dan
pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri. Gelombang PMI asal Jateng dari
Kuala Lumpur, ungkap Ganjar, akan datang secara bertahap mulai tanggal 18-23
Mei.
Melalui jalur udara, sebanyak 158 PMI tiba pada tanggal 18 Mei. Kemudian, tanggal
19 ada 135 orang, tanggal 20 ada 140 orang, tanggal 21 sebanyak 114 orang,
tanggal 22 sebanyak 106 orang dan tanggal 23 sebanyak 94 orang.
"Itu data yang dikirimkan pihak sana, tapi realisasinya beda. Mungkin ada yang
Page 55 of 130.

