Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 87

Title          AJAIB! SEBANYAK 410 PERUSAHAAN MASIH REKRUT KARYAWAN BARU SAAT PENDEMI
                              CORONA
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      19 Mei 2020
               Page/URL       https://industri.kontan.co.id/news/ajaib-sebanyak-410-perusahaan-masih -rekrut-
                              karyawan-baru-saat-pendemi-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang dikonfirmasi masuk Indonesia pada
               pertengahan Maret lalu memberikan dampak besar pada perekonomian nasional.

               Untuk menekan dampak yang lebih besar, beberapa cara telah dilakukan oleh
               perusahaan. Misalnya, pengurangan tenaga kerja hingga menunda rekrutmen baru.
               Ini dilakukan sebagai salah satu strategi agar mereka bisa bertahan dan
               memastikan kelangsungan bisnis kedepannya.

               Imbasnya, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat hingga 1 Mei 2020 ada 375.165
               pekerja di sektor formal kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sedangkan
               1.032.960 pekerja lainnya dirumahkan.

               Sementara itu untuk sektor informal, sebanyak 314.833 pekerja juga terkena
               dampak COVID-19. Sehingga total pekerja sektor formal dan informal yang
               terdampak Covid-19 sebanyak 1.722.958.

               Kemnaker menjelaskan bahwa data tersebut sudah clear by name dan by address,
               serta dilengkapi NIK KTP. Selain itu, ada juga 1,2 juta pekerja yang sudah diproses
               dalam tahap verifikasi dan validasi. Sehingga totalnya sekitar 3 juta pekerja yang
               terdampak COVID-19.

               Dengan data tersebut menggambarkan kondisi saat ini membuat perusahaan
               memutuskan berbagai langkah agar bisnis tetap berjalan. Kemnaker menyatakan
               PHK adalah langkah terpaksa yang harus dilakukan selain masih ada beberapa opsi
               lain seperti meniadakan lembur, mengurangi shift dan jam kerja.

               Selain data Kemnaker tersebut, ada temuan yang menarik dari data internal Mekari
               terkait dengan langkah perusahaan yang berkaitan dengan karyawan di masa
               setelah kebijakan social distancing seperti work from home diberlakukan.

               Menurut data internal yang dirilis oleh Mekari, perusahaan Software as a Service,
               melalui produknya Talenta, software HRIS & Payroll berbasis cloud, penundaan



                                                       Page 86 of 130.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92