Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 91
Kartu Prakerja, yaitu Pijar Mahir dengan banderol Rp 260 ribu.
Pelatihan instal Windows 10 di Pijar Mahir sempat viral di media sosial. Kursus itu
dianggap sia-sia karena sudah banyak tersedia video pelatihan serupa di YouTube
yang bisa disimak secara gratis.
Saya pun menjajal pelatihan dengan judul "Tutorial Cara Instal Windows 10 Terbaru
2019 [HD]" di Prakerja.org. Saat dibuka, pengguna akan menemukan video yang
merupakan embedded content dari YouTube. Ya, semua konten yang disajikan
Prakerja.org bersumber dari video YouTube yang diberikan akses khusus oleh
pembuat konten.
Kamu tidak perlu mendaftar untuk mengikuti pelatihan tersebut. Dalam deskripsi
tertulis informasi mengenai video pelatihan instal Windows 10 yang berdurasi 9.33
menit, kemudian ada materi atau topik yang dibahas oleh pembuat video.
Bagaimana dengan pelatihan yang dimiliki oleh Pijar Mahir? Untuk mengikutinya
kamu harus terdaftar sebagai penerima Kartu Prakerja. Paket pelatihan dengan
judul "Desktop Modern untuk Pemula: Instalasi Windows 10" ini dibanderol Rp 260
ribu. Pembelian pelatihan ini akan memotong saldo dari dana Kartu Prakerja.
Pelatihan yang diberikan Pijar Mahir terbilang lengkap, kursus mencakup video
pembelajaran, dokumen pembelajaran, soal dan penugasan, dan sertifikat
penyelesaian. Ada juga pengajar yang bisa berinteraksi dengan peserta dan tugas
akhir. Durasi kursus lebih lama dari Prakerja.org, hingga delapan jam. Setelah
selesai, peserta akan mendapatkan sertifikat tanda telah menyelesaikan program
pelatihan. Hal-hal ini yang tidak diberikan oleh penyedia situs Prakerja.org.
Meski begitu, situs Prakerja.org ditujukan untuk memberikan akses pengetahuan
kepada semua masyarakat tanpa dipungut biaya. Sementara, Kartu Prakerja
terbatas hanya bisa diikuti oleh 5,6 juta orang.
Setiap peserta Kartu Prakerja buatan pemerintah yang lolos akan mendapatkan Rp
3.550.000, kemudian Rp 1 jutanya menjadi dana deposit untuk mengikuti pelatihan
online di 8 platform, yaitu Skill Academy Ruangguru, Tokopedia, Bukalapak,
MauBelajarApa, Pintaria, Sekolahmu, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Pijar Mahir.
Menurut Prakerja. org, program pemerintah itu dianggap berpotensi
menguntungkan sejumlah pihak tertentu. Masyarakat Indonesia saat ini disebutnya
lebih membutuhkan bantuan tunai dibanding program pelatihan online yang bisa
salah sasaran.
"Video pelatihan yang diberikan dalam program itu belum tentu dibutuhkan
masyarakat, terlebih di saat pandemi ketika orang-orang lebih banyak
membutuhkan bantuan tunai," tulis manifesto Prakerja.org.
Page 90 of 130.

