Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 93
Title ALASAN JUMLAH PESERTA KARTU PRAKERJA GELOMBANG III YANG LOLOS TAK PENUHI
TARGET
Media Name merdeka.com
Pub. Date 19 Mei 2020
Page/URL https://www.merdeka.com/uang/alasan-jumlah-peserta-kartu-prakerja-gelo mbang-iii-
yang-lolos-tak-penuhi-target.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Merdeka.com - Sebanyak 224.615 orang telah diterima sebagai peserta Kartu
Prakerja pada gelombang ketiga. Sehingga total penerima manfaat Kartu Prakerja
dari gelombang 1-3 sekitar 680 ribu orang. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana
Kartu Prakerja, Denni Purbasari mengatakan, jumlah peserta yang lolos di bawah
target sebesar 300.000 orang. Hal ini dikarenakan pihaknya menerapkan teknologi
face matching, yang bertujuan untuk memastikan kalau penerima Kartu Prakerja
merupakan orang yang tepat.
"Kebijakan dari komite untuk pak Airlangga (Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian) menyampaikan bahwa tadinya 300 ribu peserta itu, 150 ribu atau 50
persen kuota untuk peserta yang diusulkan oleh kemenaker," kata Denni dalam
Diskusi Online INDEF, Selasa (19/5).
Dia menjelaskan, karena Kemenaker sudah bersinkroninasasi dengan data dari BP
Jamsostek, sehingga mereka yang mengambil Jaminan Hari Tua (JHT) atau sudah
berhenti melakukan iuran artinya kehilangan pekerjaan, menjadi prioritas untuk
mendapatkan kartu prakerja.
"Namun pada saat kita melakukan pengecekan dengan pendaftar yang masuk di
batch 3 ini hanya 97 ribu saja dari 1,7 juta usulan Kemenaker yang mendaftar di
batch 3. Nah, dari 97 ribu itu, yang lolos face matching 54.490 orang," jelasnya.
Tercatat, dari gelombang I-III, pendaftar terbanyak berasal dari Jawa Barat, Jawa
tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta , Sumatera Utara. Sedangkan untuk pendaftar
yang paling sedikit berasal dari Gorontalo, Kalimantan utara, Maluku utara, Papua,
dan Papua Barat. Selain itu, Denni mengungkapkan, tujuan dari peserta yang
mendaftar kartu prakerja ini beragam, seperti untuk berwirausaha. Sebab, menurut
mereka dengan beriwirausaha bisa mendukung perekonomiannya dengan mengikuti
pelatihan di kartu prakerja.
"Jenis pelatihan yang disediakan dalam Prakerja ini pun bervariasi, karena pendaftar
kita beragam, mulai dari pendidikan dan kesukaannya berbeda, karena tidak
semuanya mau menjadi karyawan apalagi tahun 2020 ada covid-19 ini susah
mencari pekerjaan, itulah gambaran batch 3 ini," tandasnya.
Reporter: Tira Santia Sumber: Liputan6.com [azz].
Page 92 of 130.

