Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 104

Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
               tenaga kerja terampil dan profesional pada bidang tertentu yang belum dapat diisi
               oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI), mempercepat proses pembangunan nasional
               dengan jalan alih teknologi dan keahlian dari TKA ke TKI, dan memperluas
               kesempatan kerja bagi TKI.
               Penggunaan TKA tetap dibatasi hanya untuk jenis pekerjaan tertentu yang tidak
               dapat dilakukan oleh pekerja di dalam negeri. Pemerintah mengendalikan
               penggunaan TKA dengan memperhatikan jenis pekerjaan, jabatan, syarat
               kompetensi jabatan dalam hubungan kerja dan waktu tertentu dengan
               mempertimbangkan kondisi pasar kerja dalam negeri.
               Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Soesiwijono Moegiarso
               mengatakan dalam beberapa bulan terakhir pihakanya sudah berdiskusi dengan 31
               Kementerian/Lembaga. Naskah RUU masih digodok pemerintah, setelah naskah jadi
               baru pemerintah mengajak diskusi sejumlah pihak.
               "Kami juga mau menjelaskan ke seluruh pihak tetapi proses pembahasan berjalan
               dinamis. Serta akan melibatkan asosiasi dan seluruh pihak terkait. Kami sedang
               menyiapkan ruang diskusi disana," ucap Soesiwijono.
               Usai masa reses
               Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly mengatakan rancangan
               Undang Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja yang menggunakan skema omnibus
               law bakal diserahkan seusai masa reses DPR yang jatuh pada tanggal 16 Januari
               2020. Adapun, berkas RUU Omnibus Law Lapangan Kerja sudah rampung 95%.
               "Semua poin-poin harus sudah selesai. Ini sudah 95% tinggal finalisasi saja," ucap
               Yasonna.
               Sejauh ini pemerintah melalui Kementerian/Lembaga sedang melakukan
               pembahasan finalisasi RUU Cipta Lapangan Kerja.  "Kami harapkan nanti (setelah)
               reses dapat  masuk ke Prolegnas, Surpres (Surat Presiden) sudah harus masuk.
               Kami sedang finalisasi terakhir," ucap Yasonna.
               Ia megatakan pemerintah melibatkan para buruh dalam proses pembahasan sampai
               penyusunan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja sehingga hasilnya bisa sesuai
               dengan keinginan dan kebutuhan mereka.
               "Ada tim yang mengerjakan untuk menyampaikan ke serikat buruh mengenai
               konsep yang kita atur. Sebab (Omnibus Law) ini untuk menciptakan lapangan
               kerja," tutur Yasonna.
               Menurutnya Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan mampu menciptakan
               perubahan yang signifikan dalam investasi dan penciptaan lapangan kerja sehingga
               masyarakat Indonesia dapat lebih mudah dalam mendapat pekerjaan.
               "UU Omnibus Law selesai akan ada satu perubahan fundamental dalam investasi
               penciptaan lapangan kerja sehingga memudahkan orang bekerja," ucap Yasonna.

















                                                      Page 103 of 175.
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109