Page 74 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JULI 2019
P. 74
"Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong pemerintah dalam
rangka meningkatkan akses seluas-luasnya bagi para pencari kerja, sehingga dapat
memperoleh pelatihan keterampilan kerja bidang telekomunikasi di Balai Latihan
Kerja (BLK)," kata Bambang.
Ia yakin, kerja sama Kemnaker dengan PT Huawei TECH Investment memiliki peran
penting dalam hal penyerapan tenaga kerja yang berdampak terhadap pertumbuhan
ekonomi.
Bambang mengatakan, sejalan dengan kebutuhan ini, diharapkan BLK dapat
menggiatkan penyelenggaraan program pelatihan telekomunikasi BTS bagi para
calon tenaga kerja, sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar kerja dengan
melibatkan pihak industri.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan pihak industri agar link and match
terhadap kebutuhan industri terutama bidang telekomunikasi di pasar kerja dapat
terpenuhi sesuai dengan keahlian dan keterampilan yang diinginkan.
Upaya tersebut merupakan bagian penting dalam rangka menyiapkan angkatan
kerja yang mampu bersaing pada bidang telekomunikasi.
"Kami harap, kerja sama ini mampu memperluas penciptaan lapangan kerja
terutama bidang telekomunikasi dan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja
Huawei dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Indonesia, " katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sugeng Priyanto mengatakan, kerja sama Binalattas
dengan Huawei merupakan salah satu cara tepat dan strategis untuk menggerakkan
dan mendorong para pemangku kepentingan baik manajemen maupun pekerja
untuk berpartisipasi aktif dalam perlindungan ketenagakerjaan, termasuk
melaksanakan K3.
Sugeng memberikan apresiasi kepada Huawei sebagai penerima penghargaan SMK3
tiga tahun beruntun (2017, 2018 dan 2019), dengan kecelakaan nihil (zero
accident). Penghargaan SMK3 tersebut tidak akan tercapai apabila kerja sama
pelaksaan K3 antara Huawei dengan para pemangku kepentingan tidak berjalan
secara baik.
"Karena salah satu indikator penilaian diantaranya harus bebas kecelakaan kerja,
baik pada perusahaan itu sendiri, termasuk sub kontraktor yang melakukan
sebagian pekerjaan," ujar Sugeng.
Sugeng berharap, standar pelaksanaan K3 yang sudah berjalan baik di Huawei,
dapat menjadi contoh bagi industri informasi dan komunikasi lainnya. Kemnaker,
lanjut Sugeng, memberikan apresiasi atas kerja sama pembinaan K3 pada pekerjaan
di ketinggian antara Kemnaker dengan Huawei pada 30 Agustus 2018, yang telah
menghasilkan personil kompeten dan memiliki kewenangan dalam melaksanakan
Page 73 of 122.

