Page 86 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JULI 2019
P. 86
Title SATGAS TPPO BARESKRIM MABES POLRI UNGKAP PENGANIAYAAN PEKERJA MIGRAN
INDONESIA DI ARAB SAUDI
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 23 Juli 2019
Page/URL https://www.beritasatu.com/nasional/565861/satgas-tppo-bareskrim-mabes -polri-
ungkap-penganiayaan-pekerja-migran-indonesia-di-arab-saudi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum
Bareskrim Mabes Polri mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap Pekerja
Migran Indonesia (PMI) bernama Tasini di Arab Saudi.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Nico Afinta
mengatakan, Tim Satgas TPPO berhasil membongkar kasus ini berdasarkan
informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan tentang adanya pemulangan PMI
bernama Tasini dari Arab Saudi ke Indonesia pada 3 Juli 2019.
"Menurut informasi bahwa PMI saat dipulangkan ke Indonesia dengan kondisi
terdapat luka diduga akibat penganiayaan saat bekerja di Arab Saudi. Saat ini
korban belum bisa diambil keterangan karena masih dalam kondisi sakit dan
memprihatinkan," kata Nico kepada Suara Pembaruan, Senin (22/7/2019).
Menurut Nico, target penyelidikan tim Satgas TPPO untuk mengungkap keberadaan
korban Tasini yang informasinya sudah dirawat di RSUD Majalengka, Jawa Barat,
akibat mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Tasini sebagai korban dipulangkan dari Arab pada Kamis 4 Juli 2019 tanpa melalui
KBRI ke Indonesia dengan kondisi luka-luka diduga akibat penganiayaan saat
bekerja di Arab Saudi.
TKW tersebut direkrut oleh tersangka H Mamun di daerah Majalengka pada Mei
2018 untuk dijadikan pembantu rumah tangga di Arab Saudi. Lalu, Tasini dikirim
kepada pelaku agen bernama Faisal yang dibantu oleh Andi.
Awalnya Tasini jalani chek up kesehatan dan diberikan fee dalam bentuk uang oleh
H Mamun sebesar Rp 6.000 000. Sedangkan agen atau pemodal Faisal dalam
merekrut dan mengirim Tasini ke Arab dibantu oleh Andi. Sementara pengurusan
visa korban dilakukan Faisal yang pernah bekerja di PT Haena Duta Cemerlang.
"Setelah visa milik korban terbit, H Mamun menyerahkan Tasini ke Andi dan Faisal
untuk diberangkatkan ke Arab Saudi," jelas Nico.
Page 85 of 122.

