Page 246 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JANUARI 2019
P. 246

Watratan mengatakan setiap tim pengawas wilayah memiliki independensi dan
               kewenangan dalam menyelesaikan masalah. Namun, Kementerian bisa memberikan
               bantuan teknis untuk kasus-kasus tertentu.

               "Dalam hal tertentu, ada juga yang mekanismenya berjenjang. Kalau ada pihak
               yang keberatan atas penyelesaian di daerah boleh meminta keadilan di pusat, kami
               akan tangani," jelasnya.

               Jika permasalahan buruh telah merambah kepentingan negara baik dari aspek
               politik, ekonomi, ia mengatakan kementerian pusat siap turun tangan.

               Terkait proses penyelesaian, lanjutnya, tim pengawas akan turun langsung
               memeriksa, mengambil tindakan, dan menyelesaikan sesuai aturan yang berlaku.
               Hal itu jika permasalahan menyangkut hak normatif yang tercantum dalam
               Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Termasuk dalam
               permasalahan hak normatif adalah pembayaran upah minimum.

               Namun, jika permasalahan masuk dalam ranah hubungan industrial, maka
               penyelesaiannya harus melalui proses tripartite, mediasi hingga putusan pengadilan
               industrial. Termasuk dalam permasalahn industrial adalah putusan PHK. Secara
               umum, Watratan mengklaim tim pengawas kementerian pusat maupun daerah telah
               melakukan tugasnya dengan m

               "Saya kira selama ini kalau penangan kasus ketenagakerjaan teman-teman baik di
               tingkat pusat maupun daerah cukup cepat. Namun tentunya harus berjenjang, kalau
               kasus yang terjadi di daerah tentu kami dahulukan penanganan oleh pengawas
               daerah," katanya.

               Pemerintah 'Belum Hadir' untuk Pekerja

               Pengamat Ketenagakerjaan Timboel Siregar mengatakan upaya perbaikan yang
               dilakukan oleh Kemnaker belum membuah hasil, termasuk mengalihkan tim
               pengawas dari kabupaten dan kota menjadi kewenangan provinsi.

               "Jadi pengawasan kita seperti yang dulu tidak jalan dengan baik, pengawasan ini
               belum mampu melaksanakan tugas seperti yang diamanatkan ketentuan yang ada,"
               kata Timboel.

               Timboel mengungkapkan kasus larinya investor tanpa tanggung jawab kepada
               pekerjanya sudah terjadi berulang kali. "Tidak ada upaya mengejar pengusahanya.
               (Dalam kasus PT SKB)misalnya sampai ke Korea Selatan atau meminta
               pertangunggjawaban ke Kedutaan Besar Korea," kata Timboel.

               Ke depan, Timboel mendesak pemerintah melakukan fungsi pengawasan yang
               bersifat preventif, sehingga bisa mencegah pelanggaran hak-hak pekerja. Saat ini,
               kata Timboel, pemerintah justru mengambil langkah setelah muncul pelanggaran





                                                      Page 245 of 248.
   241   242   243   244   245   246   247   248   249