Page 162 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 162

Title          18.009 PEKERJA DI JATIM TERDAMPAK COVID-19 DIRUMAHKAN DAN PHK
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      07 April 2020
                              https://jatim.antaranews.com/berita/369138/18009-pekerja-di-jatim-terd ampak-covid-
               Page/URL
                              19-dirumahkan-dan-phk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Sebanyak 18.009 orang pekerja di Jawa Timur terdampak sosial ekonomi pandemi
               virus corona atau COVID-19, karena terkena pemutusan hubungan kerja maupun
               dirumahkan oleh perusahaannya, kata pejabat pemerintah provinsi setempat.

               Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merinci jumlah pekerja terdampak
               COVID-19 yang dirumahkan berjumlah 16.086 orang dan 1.923 orang terkena
               pemutusan hubungan kerja (PHK).

               "Itu data yang kami terima hingga tanggal 7 April 2020," kata Khofifah saat
               konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam.

               Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial itu mengungkapkan bahwa para pekerja
               terdampak COVID-19 yang di-PHK maupun dirumahkan itu berasal dari 29
               perusahaan yang berlokasi di berbagai kabupaten/kota, di antaranya tiga
               perusahaan di Gresik, dua perusahaan di Kota Blitar, serta masing-masing satu
               perusahaan di Banyuwangi, Jombang, Lamongan, Ngawi, dan Kota Batu.

               "Perusahaan-perusahaan ini bergerak di berbagai sektor, tapi yang paling banyak
               dari sektor perhotelan. Perusahaan yang di Banyuwangi dan Kota Batu itu bergerak
               di sektor perhotelan," ucapnya.

               Gubernur Khofifah mengupayakan seluruh pekerja dari berbagai sektor usaha yang
               terdampak sosial ekonomi pandemi COVID-19 akan mendapatkan stimulus ekonomi
               dari Kementerian Ketenagakerjaan, selain juga bantuan dari Pemerintah Provinsi
               Jawa Timur.

               Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan pemprov masih
               terus melakukan pendataan terhadap para pekerja di berbagai sektor usaha dari
               berbagai kabupaten/kota wilayah Jawa Timur yang terdampak sosial ekonomi
               pandemic COVID-19.

               "Mereka masuk dalam kategori orang miskin baru. Cara mendatanya memang tidak
               ada cara yang sempurna, sehingga pendataan kami lakukan dengan cara gotong
               royong, yaitu dengan merangkul berbagai asosiasi pekerja dan instansi terkait di





                                                      Page 161 of 184.
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167