Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 30
Title 3.000 PEKERJA DI SEMARANG DIRUMAHKAN AKIBAT COVID-19
Media Name sinarharapan.co
Pub. Date 07 April 2020
https://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/15741/3_000_pekerja_di_semara
Page/URL
ng_dirumahkan_akibat_covid_19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut sekitar 3.000 pekerja dari berbagai
sektor usaha di Ibu Kota Jawa Tengah harus dirumahkan akibat kondisi
perekonomian yang lesu karena terdampak wabah Virus Corona baru atau COVID-
19.
"Dari catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ada 2.620 buruh dari berbagai
pabrik yang terpaksa dirumahkan," kata Hendrar Prihadi di Semarang, Jawa Tengah,
Senin (6/4/2020) Selain itu, kata dia, dilaporkan sekitar 400 lebih pekerja dari 11
hotel di Semarang juga terpaksa dirumahkan.
Menurut wali kota yang akrab dipanggil Hendi tersebut, hampir seluruh lini dunia
usaha lesu akibat wabah Virus Corona. Kondisi tersebut, lanjut dia, juga dialami oleh
pengemudi ojek daring yang sepi penumpang dan pedagang kaki lima yang
mengalami sepi pembeli.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan
upaya antisipasi untuk menangani dampak kesehatan maupun ekonomi akibat
pandemi COVID-19 itu.
Menurut dia, upaya penyemprotan disinfektan terus dilakukan, termasuk penyediaan
bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis. Di sisi ekonomi, kata dia,
pemkot siap menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok bagj masyarakat
terdampak COVID-19 ini.
Namun yang terpenting dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, ia
mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah.
"Tetap di rumah. Corona ini jangan disepelekan karena sebarannya semakin naik,"
katanya.
Hingga Senin (6/4) tercatat 57 pasien positif Corona yang masih dirawat, 15 pasien
positif meninggal dunia, dan enam orang sudah dinyatakan sembuh.
(E-3/antara).
Page 29 of 184.

