Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 32
Dalam poin surat edaran tersebut, perusahaan dapat memberikan dispensasi tidak
masuk kerja kepada pekerja. Terutama yang berstatus Orang Dalam Pemantauan
(ODP), selama 14 hari, yang ditunjuk dengan surat keterangan dokter.
Sedangkan untuk pekerja yang harus diisolasi karena suspect Covid-19, upahnya
harus tetap dibayar penuh selama menjalani masa tersebut.
Apabila pekerja dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan intensif,
Disnaker Palembang menegaskan jika upahnya harus tetap dibayarkan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
Hotel Stop Beroperasi
"Jika perusahaan tersebut tidak dapat melanjutkan kelangsungan usahanya terkait
masalah ini, maka perubahan besaran maupun cara pembayaran pekerja dilakukan
dengan cara kesepakatan antara perusahaan dan pekerja," ujarnya.
Para pekerja yang terdampak PHK ini juga, sedang didata dan akan dimasukkan ke
dalam usulan penerima kartu Pra Kerja.
Datanya sendiri sedang dikirim secara bertahan, melalui Disnakertrans Provinsi
Sumsel dan akan diteruskan ke Kemenaker.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel mencatat, ada enam
hotel di Sumsel, yang tutup operasional sementara karena sepi pengunjung dampak
dari Covid-19.
Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiuddin mengatakan, empat hotel di antaranya berada
di Palembang. Sedangkan dua lainnya berada di Kota Lubuklinggau Sumsel dan
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumsel.
"Ada juga tiga hotel lainnya yang melakukan sistem buka tutup. Terkait masalah
karyawan manajemen hotel untuk merumahkan sementara atau cuti, di luar
tanggungan," ungkapnya.
Page 31 of 184.

