Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 35
TKI yang datang akan langsung mendapatkan pemeriksaan standar prosedur Covid-
19. Pertama mereka akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal
gun. Kemudian mereka akan di screening menggunakan rapid test Covid-19.
Dari screening tersebut akan dilakukan klasifikasi apakah mereka masuk dalam
kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau
mungkin Orang Tanpa Gejala (OTG).
"SOP nya selain dicek suhu tubuh besok juga akan dilakukan rapid test. Jika ada
yang ditemukan positif maka akan langsung dilakukan perawatan untuk segera di-
swab PCR," tegas Khofifah.
Jika di dalam pelaksanaan rapid test yang diberikan ternyata hasil tesnya negatif,
akan dilihat lagi apakah mereka memiliki gejala klinis Covid-19 atau tidak. Jika ada
gejala, TKI tersebut akan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan
perawatan. "Mereka (TKI) yang negatif, akan langsung kami antar di titik-titik sesuai
asal daerahnya dan langsung isolasi di desa selama empat belas hari," imbuh
Khofifah.
Para TKI ini tetap dalam koordinasi masing-masing kepala desa untuk dilakukan
isolasi mandiri atau observasi selama 14 hari penuh. Dengan adanya sistem
screening berlapis ini, masyarakat yang ada di daerah asal TKI tidak perlu cemas.
Namun TKI juga harus mematuhi standar prosedur Covid-19.
Termasuk isolasi mandiri bagi yang diperbolehkan kembali kampung halamannya.
Dan di kampung halaman mereka juga akan dibekali kartu Health Alert Card (HAC)
dan akan tetap dipantau Puskesmas setempat.
"Selain menyiapkan teknis pemeriksaan dan screening, kami sudah menyiapkan 150
bed di Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) untuk pelaksanaan
observasi awal termasuk screening rapid test.
(pur).
Page 34 of 184.

