Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 103
Ambaipua. Unjuk rasa di lokasi ini dilakukan sejak siang dan tetap berlangsung hingga malam
hari pukul 22.46 Wita.
KEDATANGAN TKA CHINA DI KENDARI DISAMBUT DEMO, POLISI DESAK MUNDUR
DEMONSTRAN DAN KAWAL 156 YANG TIBA, DUBES CHINA PASTIKAN PATUHI
ATURAN
Aksi unjuk rasa penolakan terhadap kedatangan 500 orang tenaga kerja asing (TKA) asal China
di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk bekerja di PT VDNI dan PT OSS Morosi, Kabupaten
Konawe, berlanjut hingga Selasa malam tadi (23/6/2020).
semarak.co - Ratusan massa pengunjuk rasa tetap bertahan dan melakukan orasi secara
bergantian di simpang empat Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe
Selatan (Konsel).
Ratusan massa aksi pengunjukrasa berupaya untuk masuk ke dalam Bandara Haluoleo, namun
ditahan brigade pihak kepolisian sehingga massa aksi tetap berada di simpang empat Desa
Ambaipua. Unjuk rasa di lokasi ini dilakukan sejak siang dan tetap berlangsung hingga malam
hari pukul 22.46 Wita.
Sebelumnya pihak kepolisian menurunkan dua ekor anjing pelacak untuk mengamankan aksi
unjuk rasa penolakan 500 TKA di simpang empat Ambaipua menuju Bandara Haluoleo,
Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Kobawe Selatan, Selasa (23/6/2020).
Selain menyiapkan dua ekor anjing pelacak, pihak kepolisian juga menyiapkan dua unit mobil
water canon dan gas air mata untuk menghalau pengunjuk rasa masuk di Bandara Haluoleo.
Para massa aksi dari berbagai elemen melakukan aksi untuk rasa tepat di simpang empat
Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan menuju Bandara Haluoleo.
Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa mereka menolak kedatangan 500 TKA di wilayah
Sultra. Selain itu mereka juga menyampaikan rasa kekecewaannya kepada Gubernur Sultra dan
Ketua DPRD Sultra yang telah mengizinkan para TKA masuk.
Aksi unjuk rasa ini mengakibatkan jalan menuju ke Bandara Haluoleo terganggu. Sejauh ini,
aksi unjuk rasa masih berjalan kondusif. Sementara untuk arus lalulintas cukup terganggu
karena pengunjukrasa memeriksa kendaraan roda empat yang keluar dari bandara guna
mengecek apakah ada warga negara asing khususnya TKA China di dalam mobil.
Untuk diketahui, hari ini Selasa (23/6/2020) dijadwalkan sebanyak 156 TKA asal China akan tiba
di Bandara Haluoleo Kendari. 156 TKA itu adalah gelombang pertama dari 500 TKA yang akan
datang di Sultra.
Petugas kepolisian mendesak mundur ratusan orang yang melakukan unjuk rasa menolak
kedatangan 500 tenaga kerja asing atau TKA di simpang empat Desa Ambaipua, Kabupaten
Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/6/2020).
Polisi mendesak mundur pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata dan water canon
karena massa aksi sempat melemparkan batu dan kayu ke arah polisi. Sebelumnya pihak
kepolisian memperingatkan masa pengunjuk rasa agar membubarkan diri, namun imbauan
tersebut tidak diindahkan dan massa berupaya melemparkan batu dan kayu ke arah polisi.
102

