Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 129

sudah  mulai  di  tinggalkan.  Hal  ini  tentu  diharapkan  bisa  membantu  meningkatkan
              perekonomian  kembali.

              New normal  telah membawa perubahan situasi yang lebih baik dalam kondisi pandemi seperti
              ini. Situasi  new normal  juga telah membuka tempat kerja perkantoran, industri, tempat kerja
              sektor jasa dan perdagangan. Transportasi umum juga sudah mulai diterapkan seperti semula
              dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sehingga masyarakat akan merasa lebih aman.

              Hal ini diberlakukan guna medukung perekonomian aktif kembali seperti semula. Seperti yang
              kita ketahui Covid-19 telah melemahkan perekonomian negara dengan mematikan beberapa
              usaha  dan  aktivitas  normal  berhenti  seketika.  Maka  new  normal  menjadi  peluang  bagi
              perekonomian untuk bangkit kembali.

              Dengan dibukanya aktivitas perkantoran, industri, perdagangan tentu telah mendukung juga
              untuk  masyarakat  beraktivitas  seperti  biasa.  Masyarakat  juga  sudah  mulai  menggunakan
              kembali  transportasi  umum  seperti  kereta,  transjakarta,  MRT,  LRT,  dan  lain  lainnya.  Maka
              pendapatan  negara  juga  ikut  bertambah  dengan  bertambahnya  masyarakat  menggunakan
              transportasi  umum,  yang  mana  telah  membantu  membangkitkan  perekonomian  secara
              perlahan-lahan.

              Seperti layanan aplikasi ojek  online  yang telah dibuka kembali juga membantu meningkatkan
              perekonomian masyarakat yang sempat merosot akibat diberhentikan sementara layanan ojek
              online.

              Secara tidak langsung new normal memberikan efek yang besar bagi masyarakat kecil.

              Memang  pada  awal  diterapkannya  PSBB  rakyat  kecil  yang  sering  protes  karena  mereka
              kesusahaan mencara nafkah dengan diterapkannya PSBB, dan akhirnya pemerintah memberi
              bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

              Namun  bantuan  pemerintah  tersebut  jika  dilihat  dari  sisi  ekonomi  sangat  memberatkan
              pengeluaran belanja negara. Perekonomian negara di sisi lain juga tidak bisa terus menerus
              merosot dan mengalami kelumpuhan. Penerapan new normal ini lah yang menjadi salah satu
              solusi negara dalam menghadapi Covid-19.

              Pengamat  Ekonomi  Indef  Bhima  Yudhistira  mengatakan  penerapan    new  normal    ini  akan
              menyebabkan pemulihan ekonomi berjalan lebih lambat karena masyarakat khawatir ke pusat
              perbelanjaan  atau  mal  di  saat  kurva  positif  virus  corona  masih  meningkat  seperti  dilansir
              Okezone.

              Covid-19 menyebabkan bisnis sedikit berubah karena konsumen yang berbelanja secara fisik
              berkurang, berubah menjadi porsi digital yang lebih besar. Belanja melalui digital juga akan
              membantu perekonomian negara, namun tidak terlalu memberikan efek yang terlalu besar jika
              di bandingkan dengan berbelanja  offline.

              Seperti tempat makan dan  cafe  hanya di perbolehkan  take away  saja dan tidak diperbolehkan
              untuk makan di tempat. Hal ini juga menyebabkan, masyarakat lebih memilih di rumah saja
              dibandingkan  keluar  rumah.  Sehingga  menyebabkan  lumpuhnya  perekonomian  di  berbagai
              bidang. Maka pemerintah menerapkan tatanan kehidupan baru untuk membangkitkan kembali
              perekonomian negara.
              Namun  penerapan  new  normal  harus  dilakukan  dengan  kerja  sama  yang  bagus  antara
              masyarakat dengan pemerintah. Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang
              dibuat oleh pemerintah dan pemerintah juga harus memberikan pelayanan maksimal terhadap
              fasilitas umum.

                                                           128
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134