Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 124
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan
melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai
pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang
tidak membutuhkan teknologi.
Tujuan utama padat karya untuk mempertahankan daya beli masyarakat di perdesaan atau
mendistribusikan dana pembangunan ke desa-desa.
"Selain untuk menpercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT
juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti
juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan
penyebaran COVID-19," ujar Menteri Basuki seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Rabu
(24/6/2020).
Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, Lukman
Hakim, menyampaikan bahwa rencana program PKT di Direktorat Jenderal Cipta Karya akan
terdapat tambahan alokasi anggaran sebesar Rp10,6 miliar dengan penambahan target
penerima manfaat sebanyak 350 orang.
Anggaran program padat karya utamanya digunakan untuk Program Percepatan Peningkatan
Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Pemeliharaan Rutin Jalan & Jembatan, Pengembangan
Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Tempat
Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Pembangunan
Baru dan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya..
123

