Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 120
negative - Gabriel Goa (Direktur Eksekutif Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian
Indonesia (Padma)) Staf khusus Menaker sekarang tolong jangan ikuti dugaan kebiasaan buruk
staf khusus Menaker terdahulu yang diduga rajin ber-KKN
positive - Gabriel Goa (Direktur Eksekutif Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian
Indonesia (Padma)) Saya yakin Ibu Ida seperti ini juga
neutral - Gabriel Goa (Direktur Eksekutif Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian
Indonesia (Padma)) Jangan diam-diam saja yang penuh dengan KKN
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah diminta agar memilih orang berintegritas dan
berkualitas untuk menduduki posisi Direktur atau Kepala Sekolah Politeknik Ketenagakerjaan
(Polteknaker). Sebab, Polteknaker adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mencetak
sumber daya manusia (SDM). Sejak Elviandi menjadi sebagai Plt Direktur Polteknaker sejak 23
Maret 2020, uang sewa apartemen Elviandi Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) per bulan
ditanggung Kemnaker.
MENAKER DIMINTA HINDARI KKN DALAM MENENTUKAN DIREKTUR
POLTEKNAKER
Jakarta, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah diminta agar memilih orang
berintegritas dan berkualitas untuk menduduki posisi Direktur atau Kepala Sekolah Politeknik
Ketenagakerjaan (Polteknaker). Sebab, Polteknaker adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang
mencetak sumber daya manusia (SDM).
"Kalau perguruan tinggi sebagai lembaga cetak manusia dipimpin orang yang tidak berkualitas
dan tidak berintegritas maka lulusan lembaga yang bersangkutan pasti tak berkualitas juga.
Hindari kebiasaan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) dalam penentuan pejabat di Kemnaker
dalam beberapa dekade terakhir," kata Direktur Eksekutif Pelayanan Advokasi untuk Keadilan
dan Perdamaian Indonesia (Padma), Gabriel Goa kepada Beritasatu.com , Rabu (24/6/2020).
Gabriel mengatakan seperti ketika dimintai komentarnya terkait dugaan KKN pengangkatkan
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Polteknaker Elviandi saat ini. Elviandi menjabat sebagai Plt
Direktur Polteknaker sejak 23 Maret 2020.
Gabriel meminta Menaker, agar lakukan perekrutan terbuka untuk Direktur dan semua dosen
Polteknaker. "Saya pikir semua Politeknik yang berada di bawah seluruh Kementerian harus
dilakukan perekrutan terbuka. Jauhi KKK. Bapak Presiden Joko Widodo harus awasi benar untuk
hal-hal sepert ini," kata dia.
Elviandi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bapeda) Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. Sumber Beritasatu.com mengatakan, ia
ditarik ke Jakarta untuk dijadikan Direktur Polteknaker oleh Khairul Anwar, ketika masih
menjabat sebagai Sekjen Kemnaker. Khairul pensiun sebagai Sekjen Kemnaker per 1 Juni 2020.
Bahkan sampai Selasa (23/6/6) malam, Khairul Anwar menelepon Plt.Sekjen Kemnaker, Budi
Hartawan agar segera mensahkan Elviandi menjadi Direktur Polteknaker.
Dalam struktur Kelembagaan Kemnaker, Polteknaker berada di bawah Sekretariat Jenderal
Kemnaker. Jadi yang berwenang mengangkat Direktur Polteknaker adalah Sekjen Kemnaker.
119

