Page 123 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 123
Judul Kurangi Pengangguran, 144.163 Tenaga Kerja Terserap Proyek Padat
Karya
Nama Media okezone.com
Newstrend Program Padat Karya Tunai
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2020/06/24/320/2235453/kurangi-
pengangguran-144-163-tenaga-kerja-terserap-proyek-padat-karya
Jurnalis Taufik Fajar,
Tanggal 2020-06-24 11:32:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR) Selain untuk menpercepat pemulihan ekonomi
dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke
desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical &
social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19
Ringkasan
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
terus mempercepat penyaluran Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) guna
mengurangi angka pengangguran pada masa Pandemi Covid-19.
KURANGI PENGANGGURAN, 144.163 TENAGA KERJA TERSERAP PROYEK PADAT
KARYA
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
terus mempercepat penyaluran Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) guna
mengurangi angka pengangguran pada masa Pandemi Covid-19.
Selain mengalokasikan anggaran program PKT rutin tahun 2020 sebesar Rp11,44 triliun dengan
target penerima manfaat 613.513 orang, Kementerian PUPR juga melakukan perubahan skema
pada program atau kegiatan infrastruktur yang semula bersifat reguler menjadi dilaksanakan
dengan pola padat karya dengan alokasi anggaran Rp654,4 miliar dan target penerima manfaat
sebanyak 80.888 orang.
Tercatat hingga pertengahan Juni 2020, seluruh program PKT Kementerian PUPR baik yang
rutin maupun program reguler dengan pola padat karya telah menyerap tenaga kerja sebanyak
144.163 orang dengan total anggaran yang telah disalurkan sebesar Rp2,16 triliun atau sebesar
17,9% dari total alokasi sebesar Rp12,01 triliun.
122

