Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 141
scan/ foto copy-nya adalah Kartu Peserta Jamsostek , KTP Peserta, Kartu Keluarga, Surat
Keterangan dari Tempat Kerja, Buku Rekening Bank, Foto Diri, Formulir Pengajuan Dana
Jaminan Hari Tua ( JHT ), dan Kartu NPWP.
B. Mengurus Nomor Antrean Secara Online Setelah semua dokumen itu siap, peserta dapat
mengambil antrean secara online, tanpa harus datang ke kantor BPJamsostek. Nomor antrean
online bisa diambil di lama resmi Jamsostek yakni bpjsketenagakerjaan .go.id.
Antrean online ini diberlakukan baik untuk peserta yang akan melakukan pencairan secara
online, ataupun yang harus datang ke kantor BPJamsostek. Selain melalui website, untuk
mendapatkan nomor antrean online pencairan program JHT bisa juga dilakukan melalui aplikasi
BPJSTKU yang dapat diunduh dari playstore.
Selanjutnya, peserta akan diminta mengupload 8 dokumen yang sudah dijelaskan di awal.
Setelah ini, barulah dapat memilih cara pencairan dana, apakah proses secara online atau harus
ke kantor cabang BPJamsostek yang dipilih.
C. Pencairan Secara Online Setelah seluruh dokumen diisi lengkap termasuk formulir pengajuan
pencairan dana JHT diisi dengan data-data yang valid, maka selanjutnya peserta diminta
mengirim email ke alamat yang sudah ditentukan.
Dalam badan email dilampirkan dokumen yang dibutuhkan yakni scan kartu peserja Jamsostek
atau BPJS Ketenagakerjaan ( KPJ ). Peserta juga dapat melampirkan kartu digital yang diunduh
dari aplikasi BPJSTKU . Selanjutnya dilampirkan salinan KTP, Kartu Keluarga (KK). Juga salinan
Verklaring atau surat keterangan sudah berhenti bekerja dari perusahaan, salinan buku
rekening yang masih aktif, foto peserta dan formulir permohonan pencairan JHT BP Jamsostek
yang sudah diisi dan ditandatangani.
Seluruh dokumen akan diverifikasi oleh petugas. Hasil verifikasi akan diberitahukan secara
digital melalui Whastaap , email, SMS atau telepon. Peserta akan menerima uang JHT nya
dalam rekening yang sudah ditentukan sesuai tanggal yang diberitahukan petugas.
D. Pencairan Dana JHT Melalui Kantor BPJamsostek Peserta yang memilih pencairan secara
langsung dengan datang ke kantor BPJamsostek, bisa datang sesuai jadwal hari, tanggal, dan
jam yang ditentukan setelah mengambil nomor antrean secara online.
Untuk mencegah penularan virus corona, interaksi di kantor BPJamsostek dibatasi dan diawasi
dengan ketat. Misalnya, petugas akan memeriksa suhu tubuh peserta sebelum masuk ke dalam
kantor BPJamsostek untuk mencairkan JHT .
Dokumen-dokumen yang telah diupload, tetap dibawa aslinya untuk proses verifikasi. Setelah
berkas dinyatakan lengkap, peserta diminta memasukkan seluruh berkas ke dalam amplop dan
memasukkan ke dalam drop box yang disediakan.
Selanjutnya peserta akan mendapatkan pemberitahuan secara digital melalui Whastaap , email,
SMS, atau telepon mengenai status klaim yang diajukan. Selanjutnya, peserta akan menerima
uang JHT dari BPJS Ketenagakerjaan melalui rekening yang sudah ditentukan sesuai tanggal
yang diberitahukan petugas.
Kartu Prakerja menjadi salah satu andalan pemerintah mengatasi PHK di tengah virus corona.
Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 20 triliun. Penerima manfaat dari kartu ini ditargetkan
mencapai 5,6 juta orang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pekerja sektor formal dan informal yang kena
PHK dan yang dirumahkan diprioritaskan untuk mendapatkan Kartu Prakerja. Mereka kehilangan
pekerjaan karena terdampak virus corona.
140

