Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 157

"Iya belum ada. Saya tidak tahu bagaimana ini kabupaten/kota. Sampai sekarang belum ada
              update dari mereka padahal susah kita minta," ujar Darmawan.

              Darmawan mengatakan, data terakhir yang disetor Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota di
              Sulsel per (14/5/2020), alias sebulan 7 hari lalu. "Akan terus kita tindak lanjuti," ujarnya.

              Untuk  diketahui,  total  perusahaan  terdampak  Co-vid-19  per  14  Mei  lalu  di  angka  1.171
              perusahaan. Di mana jumlah pekerja yang terdampak 15.191 orang.

              Dari 15.191 pekerja yang terdampak, 14.740 orang yang dirumahkan dan pekerja ter-PHK 451
              orang.

              "Dari total 14.740 yang dirumahkan, 5.018 tetap dibayarkan upahnya, selebihnya dirumahkan
              tanpa menerima upah dan menunggu panggilan bekerja kembali. Data tersebut didapatkan dari
              18 Kabupaten/Kota di Sulsel," ujar Darmawan.

              Ke-18  kabupaten/kota  tersebut  yakni,  Makassar,  Gowa,  Takalar,  Jeneponto,  Bulukumba,
              Selayar, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Maros, Pangkep, Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur,
              Tana Toraja, dan Toraja Utara.

              Terkait kontribusi per kabupaten/kota, tiga besar daerah terbanyak yang mengalami dampak
              Covid-19 yakni, Makassar dengan 9.346 pekerja, lalu Tana Toraja 1.616 pekerja dan Sinjai 839
              pekerja.

              Sementara, berdasarkan daerah, jumlah pekerja yang PHK. Terdiri atas, Makassar 274 pekerja,
              Gowa 67 pekerja, Palopo 64 pekerja, Toraja Utara 37 pekerja, Kepulauan Selayar empat pekerja
              Bulukumba dua pekerja, Sinjai dua pekerja dan Takalar satu pekerja

              (aly)









































                                                           156
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162