Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 31

Awalnya,  massa  berdemo  di  kantor  Imigrasi,  lalu  bergerak  ke  Simpang  4  bandara.  Desa
              Ambeipua, Kecamatan Ranomeeto.

              Mereka hendak menghadang ratusan buruh China yang menginjakkan kaki di bumi Anoa itu.

              Orasi terus menerus terdengar. Sementara beberapa massa lainnya me-rangsek ke bandara,
              mencoba masuk. Namun digagalkan ratusan petugas polisi yang mengerahkan dua ekor anjing
              pelacak, dua unit water canon, dan pelontar gas air mata.

              Demo  yang  berlangsung  hingga  tengah  malam  itu,  akhirnya  berujung  ricuh  setelah  para
              pendemo  tak  mau  disuruh  membubarkan  diri.  Gas  air  mata  ditembakkan.  Massa  sempat
              mundur. Tapi tak lama. Mereka kembali dengan perlawanan. Batu, kayu, besi, dilemparkan ke
              arah polisi.

              Serangan massa dibalas tembakan air dari water canon oleh Polisi. Polisi terus memperingatkan
              massa agar membubarkan diri, namun massa tetap bertahan dan tetap melemparkan batu dan
              kayu. Dorrrr... gas air mata kembali ditembakkan. Suasananya semakin kacau balau. Warga
              sekitar berlarian masuk ke rumah. Kendaraan yang melintas di jalur tersebut diminta putar balik.

              Polisi terus bergerak maju memukul mundur massa hingga akhirnya mereka bubar pukul 00.50
              Wita.
              Para  buruh  China  sendiri  sudah tiba di  Bandara  Haluoleo  Kendari  pukul  20.30 Wita dengan
              menumpang pesawat L ion Air yang disewa.

              Ada 152 buruh China yang tiba, plus empat orang tenaga medis. 152 warga China itu merupakan
              rombongan pertama dari 500 TKA yang akan bekerja di Kawasan Industri Pertambangan Morosi,
              Konawe. Sultra.

              Setelah keluar dari Bandara I laiuoleo, para TKA langsung diberangkatkan menuju ke PT Virtue
              Dragon  Nikel  Industrie  (VDNI)  Morosi,  Kabupaten  Konawe  dengan  menggunakan  beberapa
              mobil mini bus. PT VDNI mengklaim bakal mempekerjakan mereka sebagai tenaga ahli.


              Demo ini ramai dibahas netizen di Twitter. Kebanyakan cuitannya, mengarah ke Menko Maritim
              dan  Investasi,  Luhut  Binsar  Panjaitan.  Mereka  menuding  Luhut  yang  paling  ngotot
              mempekerjakan para TKA China itu. Menurut Luhut saat rapat dengan Banggai- DPR Senin lalu,
              hal itu demi menjaga keakraban dengan investor China.

              Akun @rifqibagus penasaran dengan sikap Luhut setelah demo itu. "Suasana panas, dan bisa
              semakin panas. Gimana nih pak Luhut?" tanya dia. Akun @ qolbunkhoir memperkirakan, Luhut
              akan marah besar. "Hati-hati, LBPakan marah besar dengan kejadian ini. Karena dia merasa
              negara ini milik neneknya," cuitnya. "LBP paling bertanggung jawab," sambar @S4LIR4.

              Tetapi  ada  juga  yang  membela  Luhut.  Beberapa  netizen  ini  menyoroti  kehadiran  Sudirman
              dalam  demo  itu.  "Kehadiran  anggota  DPRD  dari  PKS  dalam  demonstrasi  sdh  cukup
              menggambarkan siapa di balik ini semua. Paham kan?" cuit @andy nomicin.

              Akun  @triwul82  menyatakan,  ada  provokator  dalam  aksi  itu.  Soalnya,  para  warga  sekitar
              tambang yang akan mempekerjakan para buruh China itu menyambut baik kedatangan mereka.

              Sementara akun @Asong66 mempertanyakan para pendemo yang nekat berkumpul di tengah
              pandemi Covid-19. "Di tengah Pandemi begini masih ada saja demo penolakan Tenaga Kerja
              Ahli dari China di Kendari beberapa hari ini. Physical Distancing tidak diindahkan malah bikin
              demonstrasi, maunya apa sih orang-orang tuh," komentarnya.  OKT



                                                           30
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36