Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 35

Chairman Next Indonesia Unicom (Nexticom) Daniel Himiwa mengatakan antisipasi yang diambil
              oleh perusahaan super apps dengan fokus ke lini bisnis tertentu merupakan langkah yang paling
              efektif untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah masa pandemi.

              Menurut  Daniel,  kedewasaan  manajemen  perusahaan  yang  ditunjukkan  melalui  strategi
              mempertajam  fokus  dinilai  bakal  menarik  minat  investor  untuk  menanamkan  modal  kepada
              kepada perusahaan super apps.

              Pasalnya, lanjut Daniel, beberapa hal utama yang menjadi pertimbangan bagi para investor
              untuk  menanamkan  modal  di  perusahaan  rintisan  adalah  kemampuan  manajemen  dalam
              menghadapi  situasi  sulit,  di  samping teknologi yang  digunakan  dan  tim yang  terlibat  dalam
              pengelolaan.

              Dari sisi valuasi, pengurangan pegawai dinilai hampir tidak memberikan dampak apapun karena
              bukan unsur utama yang menentukan valuasi perusahaan.

              Sebaliknya, pemangkasan tenaga kerja yang dilakukan seiring dengan penajaman fokus oleh
              perusahaan  super  apps  otomatis  memperluas  jangkauan  operasional  perusahaan  sehingga
              secara alamiah akan menyerap banyak tenaga kerja.

              "Koreksi-koreksi  yang  dilakukan  pada  saat  ini  justru  membuat  perusahaan  menjadi  tahan
              banting," tuturnya.

              Di  sisi  lain,  pemerintah  diharapkan  dapat  memperketat  proses  validasi  untuk  bantuan  yang
              diberikan kepada embrio-embrio perusahaan rintisan.

              Menurut  Daniel,  setiap  program  pengembangan  perusahaan  rintisan  yang  dilakukan  oleh
              pemerintah  harus  melewati  proses  yang  sangat  selektif,  termasuk  memanfaatkan  sektor
              pendidikan guna memastikan adanya proses kualifikasi sebelum diberikan bantuan.

              Secara  terpisah,  Bendahara  Asosiasi  Modal  Ventura  Seluruh  Indonesia  (Amvesindo)  Edward
              Ismawan  Chamdani  menuturkan  bahwa  secara  teoritis,  para  investor  umumnya  akan
              memberikan saran kepada perusahaan sebagai bagian dari proses uji kelayakan.

              Kadang, jelas Edward, investor juga membuat conditional terms dengan memberikan sejumlah
              persyaratan. "Termasuk melakukan perubahan di item-item tertentu," paparnya.

              Harapannya, investasi yang dikucurkan dapat mengerek transaksi, pendapatan, dan rasio-rasio
              tertentu yang dianggap strategis untuk memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

              Dalam  kaitan  itu,  pengamat  ekonomi  digital  Universitas  Indonesia  Fithra  Faisal  Hastiadi
              menambahkan  bahwa  langkah  pemangkasan  tenaga  kerja  serta  penyempitan  fokus  yang
              diambil oleh perusahaan super apps saat ini menandai dimulainya proses penyehatan kondisi
              perusahaan.

              "Pasalnya, layanan-layanan yang menjadi fokus perusahaan super apps ke depan ini memang
              sedang mengalami peningkatan dari segi transaksi," ujarnya.

              Lebih jauh, Direktur Eksekutif Next Policy itu memprediksi perusahaan-perusahaan super apps
              tidak  akan  mengalami  kesulitan  berarti  dalam  mengembalikan  kondisi  perusahaan  menjadi
              kondusif seperti semula.

              Menurutnya,  perusahaan-perusa-haan  super  apps  memerlukan  waktu  sekitar  1  tahun  untuk
              kembali normal. Artinya, kondisi tersebut kemungkinan baru akan terwujud antara kuartal III
              dan kuartal IV/2020.



                                                           34
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40