Page 235 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 SEPTEMBER 2021
P. 235

2022. Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah baru akan memutuskan libur cuti
              bersama setelah pandemi COVID-19 ditangani dengan baik.
              "Untuk  cuti  bersama  tahun  2022  akan  ditetapkan  kemudian  dengan  mempertimbangkan
              perkembangan Covid-19," kata Muhadjir dalam konferensi pers penandatanganan SKB 3 menteri
              untuk penetapan libur 2022, Rabu (22/9/2021).

              Muhadjir menuturkan, penetapan keputusan libur dihadiri 3 menteri, yakni Menteri PANRB Tjahjo
              Kumolo, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

              Muhadjir  mengatakan,  penetapan  libur  nasional  dan  cuti  bersama  memperhatikan
              perkembangan  situasi  pandemi  COVID-19  di  Indonesia.  Pemerintah  terus  mengevaluasi
              penanganan COVID-19 selama 2 tahun terakhir. Selain itu, penetapan libur juga melihat kalender
              pariwisata dan aspek lain.

              Oleh karena itu, pemerintah memutuskan masalah teknis libur akan diatur oleh kementerian
              terkait.

              "Untuk  aturan  pelaksanaan  di  sektor  swasta  akan  diatur  oleh  Kementerian  Tenaga  Kerja
              sedangkan  penetapan  untuk  ASN  akan  ditetapkan  oleh  MenPANRB,  Kemenpanrb  dengan
              menyiapkan peraturan cuti bersama untuk aparatur sipil negara," kata Muhadjir.

              Muhadjir berharap, pandemi COVID-19 bisa segera tertangani sehingga pemerintah bisa segera
              menentukan tanggal cuti bersama dalam waktu dekat.
              "Semoga tahun depan pandemi COVID-19 sudah bisa diatasi dengan baik sehingga poin yang
              ketiga  tadi  yaitu  akan  ditetapkan  kemudian  ini  betul-betul  direalisasikan  cuti  bersama  tahun
              2022," kata Muhadjir.








































                                                           234
   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240