Page 454 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 454

Title          ORGANISASI BURUH JATIM SEPAKAT TAK TURUN KE JALAN DI TENGAH PANDEMI CORONA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              https://news.detik.com/berita-jawa-timur/4998320/organisasi-buruh-jati m-sepakat-tak-
               Page/URL
                              turun-ke-jalan-di-tengah-pandemi-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Peringatan Hari Buruh Internasional di Jawa Timur hari ini dipastikan tanpa aksi
               turun ke jalan. Di tengah pandemi COVID-19, para buruh ikut aksi memutus mata
               rantai penyebaran Corona. Wakil Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal
               Indonesia (FSPMI) Jatim Nuruddin Hidayat mengatakan pihaknya tak ada agenda
               pengumpulan di depan kantor gubernur kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, seperti
               tahun-tahun sebelumnya.

               "Tidak ada aksi pada hari buruh tahun ini," ujar Nuruddin di Surabaya, Jumat
               (1/5/2020).

               Selain karena COVID-19, alasan lain tidak digelarnya aksi ini karena telah
               ditundanya pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja yang
               termasuk dalam Omnibuslaw. Beberapa waktu lalu, Nuruddin menyebut pihaknya
               telah menghadap Presiden Joko Widodo untuk menghentikan pembahasan
               Omnibuslaw.

               "Isu utama May Day tahun ini terkait Omnibus Law. Minggu lalu pimpinan MPBI
               yang terdiri dari KSPI, KSPSI dan KSBSI telah bertemu Presiden Jokowi, aspirasi
               MPBI didengar baik oleh Presiden sehingga pembahasan Omnibus Law ditunda
               hingga Pandemi usai," imbuhnya.

               Namun, meski tak menggelar aksi secara langsung, organisasi serikat buruh tetap
               menyuarakan tuntutan secara virtual. Misalnya lewat media sosial.

               Nuruddin menyebut ada tiga isu yang dibawa pada May Day tahun ini. Ketiga isu
               tersebut yakni menolak PHK, menolak Omnibuslaw dan meminta liburkan buruh
               dengan upah serta THR 100 persen.

               Penolakan PHK ini menyusul banyaknya pekerja yang diputus kerja imbas pandemik.
               Nuruddin menyebut telah mengirim surat ke Gubernur Khofifah Indar Parawansa
               agar diakomodir para pekerja yang di PHK.

               Sedangkan untuk THR, Nuruddin mengaku pihaknya berencana akan membuat
               posko pengaduan. "Bersama YLBHI-LBH Surabaya, FSPMI Jatim berencana
               membuka Posko THR," pungkasnya.




                                                      Page 453 of 695.
   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459