Page 458 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 458
Title GAGAL BERANGKAT, 34.000 PEKERJA MIGRAN DIPRIORITASKAN DAPAT KARTU PRAKERJA
Media Name kompas.com
Pub. Date 01 Mei 2020
https://money.kompas.com/read/2020/05/01/080900826/gagal-berangkat-34. 000-
Page/URL
pekerja-migran-diprioritaskan-dapat-kartu-prakerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA, - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, karena
pandemik virus corona (Covid-19) pemerintah menunda keberangkatan untuk
34.644 pekerja migran Indonesia (PMI). Ida mengatakan, Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan mengusulkan para pekerja migran yang gagal
berangkat untuk mendapatkan manfaat dari Program Kartu Prakerja .
Saat ini, pihaknya sedang dalam proses koordinasi dengan Perusahaan Penempatan
Pekerja Migran Indonesia (P3MI) agar para pekerja migran tersebut melakukan
pendaftaran secara mandiri melalui laman resmi prakerja.go.id.
"Mereka akan kami usulkan untuk mendapatkan manfaat Kartu Prakerja . Saat ini
kami dalam proses koordinasi dengan P3MI atau PJTKI agar mereka mandiri
melakukan pendaftaran ke PMO dan kami fasilitasi data di Kemenaker yang akan
diserahkan ke PMO," jelas Ida ketika memberi keterangan pers melalui konferensi
video, Kamis (30/4/2020).
Seperti diketahui, saat ini sudah ada lebih dari 8 juta orang yang mendaftar
program Kartu Prakerja. Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat jika
dibandingkan dengan ketika penutupan pendaftaran program Kartu Prakerja pada
Kamis (16/4/2020) lalu.
Program pelatihan Kartu Prakerja pun telah berlangsung dan manajemen pelaksana
tengah dalam proses verifikasi untuk penerimaan peserta gelombang ketiga. Untuk
gelombang pertama, sudah ada 168.111 orang yang menjadi peserta Kartu
Prakerja, dan gelombang kedua sebanyak 288.154 orang. Melalui program Kartu
Prakerja, peserta akan mendapatkan dana bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55
juta. Rinciannya, Rp 1 juta digunakan untuk pelatihan dan tidak bisa dicairkan,
kemudian insentif senilai Rp 2,55 juta.
Insentif tersebut merupakan insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 600.000 yang akan
dikirim setiap bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp
50.000 per survei untuk tiga kali survei sehingga total Rp 150.000 per peserta.
Pemerintah telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 596,8 miliar untuk 168.111
peserta yang telah diterima di gelombang I.
Secara total, pemerintah menyediakan Rp 20 triliun yang diperuntukan bagi 5,6 juta
peserta Kartu Prakerja untuk tahun ini.
Page 457 of 695.

