Page 461 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 461

Title          MAY DAY, KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PENGUSAHA TAK PHK BURUH
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              https://nasional.kompas.com/read/2020/05/01/09360091/may-day-ketua-dpr -puan-
               Page/URL
                              maharani-minta-pengusaha-tak-phk-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat hari buruh internasional atau
               May Day kepada seluruh buruh dan pekerja yang menjadi elemen penting dalam
               penggerak roda perekonomian negara.

               Puan mengingatkan, dalam peringatan hari buruh internasional selama pandemi,
               tetap berpedoman pada protokol pencegahan Covid-19.

               "Mari kita merayakan Hari Buruh tahun ini dengan berpedoman pada protokol
               kesehatan pandemi Covid-19 tanpa mengurangi arti penting May Day dalam sejarah
               perjuangan perbaikan nasib para buruh," kata Puan dalam keterangan tertulis,
               Jumat (1/5/2020).

               Puan mengatakan, di tengah suasana pandemi diharapkan semua pihak bergotong
               royong menangani wabah Covid-19, termasuk dampak ekonomi dan sosial.

               Oleh karenanya, ia meminta para pemilih usaha tidak melakukan pemutusan
               hubungan kerja (PHK) terhadap para buruh.

               "Saya berharap para pemilik usaha tidak mem-PHK para buruh yang bekerja di
               perusahaan-perusahan. Pihak pemilik usaha dan para pekerjanya dapat
               bermusyawarah untuk menyelamatkan nasib perusahaan dan karyawannya sambil
               menunggu situasi perekonomian normal kembali," ujarnya.

               Puan juga mengatakan, saat ini DPR tengah membahas RUU Cipta Kerja yang
               berkaitan dengan nasib para buruh.

               Namun, sosialisasi dan penyerapan aspirasi terkait pasal-pasal ketenegakerjaan
               dalam RUU Cipta Kerja belum dilakukan secara optimal.

               Oleh karenanya, klaster ketenagakerjaan diputuskan untuk ditunda pembahasannya.

               "Sehingga DPR secara optimal menerima aspirasi dan masukan dari para buruh
               melalui serikat pekerja dan organisasi-organisasi buruh lainnya. Kita ingin RUU Cipta
               Kerja mewujudkan cipta sejahtera bagi masyarakat, khususnya para buruh,"
               tuturnya.




                                                      Page 460 of 695.
   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466