Page 674 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 674

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh menyatakan penolakan ini bukan berarti
               anti terhadap investasi China, tetapi karena situasi saat ini tidak tepat.

               Ia meminta agar kebijakan ini ditunda sementara waktu hingga masalah corona ini
               berhasil dilalui.

               Abdurrahman bahkan menegaskan akan memimpin aksi penolakan jika 500 TKA
               dipaksakan tetap datang di Sultra.

               "Saya pimpin langsung aksi jika dipaksa datang," tegasnya.

               Hal senada juga dikatakan Herry Asiku, Wakil Ketua DPRD Sultra dari Partai Golkar.

               Dia menilai jika 500 TKA dipaksakan masuk ke Sultra, nantinya bisa menambah
               gejolak di masyarakat.

               "49 saja yang masuk waktu lalu gemparnya bagaimana, apalagi kalau 500 TKA yang
               masuk," ujarnya.

               Sudirman dari Fraksi PKS DPRD Sultra juga menyatakan penolakan dan
               mempertanyakan soal tenaga kerja lokal yang tidak dipekerjakan.

               "Ini aneh, tenaga kerja lokal kita rumahkan lalu TKA didatangkan dari luar ini
               tentunya sedih sekali," katanya.

               DPRD Sultra juga sepakat mendesak kepada pihak perusahaan untuk melakukan
               evaluasi dan memanfaatkan tenaga kerja lokal.

               Pihak perusahaan PT VDNI yang dikonfirmasi terkait kedatangan ratusan TKA itu
               belum memberi tanggapan.































                                                      Page 673 of 695.
   669   670   671   672   673   674   675   676   677   678   679