Page 675 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 675
Title PERUSAHAAN NGADU KE MENAKER TAK MAMPU BAYAR THR, TANPA DATA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 30 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200430155054-532-498976/perusah aan-
Page/URL
ngadu-ke-menaker-tak-mampu-bayar-thr-tanpa-data
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut banyak perusahaan yang mengadu
tak bisa membayar tunjangan hari raya (THR) pada lebaran tahun ini.
Namun, pengaduan itu disampaikan secara lisan atau tidak formal kepada
pemerintah.
"Memang, banyak yang sampaikan secara lisan bahwa mereka tidak mampu
(membayar THR)," ungkap Ida melalui video conference, Kamis (30/4).
Namun, sampai hari ini belum ada data secara formal atau resmi terkait jumlah
perusahaan di Indonesia yang tidak akan membayar THR kepada karyawannya.
Ia berharap relaksasi dari pemerintah bisa membuat arus perusahaan membaik,
sehingga mampu untuk memberikan THR kepada karyawan.
Relaksasi yang dimaksud berupa pembayaran iuran BP Jamsostek yang biasanya
ditanggung oleh perusahaan.
Diketahui, pemerintah akan memotong iuran Jamsostek mencapai 90 persen selama
tiga bulan dan bisa ditambah tiga bulan lagi kalau situasi keuangan perusahaan
masih buruk.
Di sini, pemerintah akan memberikan kelonggaran untuk pembayaran iuran program
jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan penundaan pembayaran jaminan
pensiun. Dengan begitu, perusahaan diproyeksi bisa menghemat anggaran Rp12,36
triliun.
"Harapan kami relaksasi yang kami berikan dapat membuat teman-teman
pengusaha memenuhi kewajibannya untuk membayar THR," terang Ida.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang
Girindrawardana mengungkapkan banyak perusahaan yang berada di dalam
organisasinya tak bisa membayar THR tepat waktu.
Hal ini lantaran arus kas perusahaan banyak yang terganggu akibat penyebaran
virus corona.
Page 674 of 695.

