Page 671 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 671

Title          PERINGATAN MAY DAY, SERIKAT BURUH TETAP SUARAKAN TOLAK RUU CIPTA KERJA
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      30 April 2020
                              https://nasional.kompas.com/read/2020/04/30/15481311/peringatan-may-da y-serikat-
               Page/URL
                              buruh-tetap-suarakan-tolak-ruu-cipta-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal mengatakan,
               meskipun Presiden Joko Widodo menunda pembahas klaster ketenagakerjaan dalam
               RUU Cipta Kerja, serikat buruh akan tetap menyuarakan penolakan atas RUU Cipta
               Kerja.

               Said Iqbal mengatakan, penolakan tersebut akan disampaikan dalam kampanye
               secara virtual dalam memperingati hari buruh internasional atau May Day pada
               Jumat(1/5/2020).

               "Langkah berikutnya, kami memohon presiden men-drop klaster ketenagakerjaan
               dari RUU Cipta Kerja," kata Said dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2020).

               Setelah klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja, lanjut Said,
               pemerintah diminta membuat draf baru klaster tersebut dengan melibatkan seluruh
               pemangku kepentingan.

               "Yaitu dengan membentuk Tim Perumus draft baru klaster ketenagakerjaan terdiri
               dari serikat pekerja, organisasi pengusaha, pemerintah dalam bentuk Keppres,"
               ujarnya.

               Di samping itu, Said mengatakan, dalam kampanye secara virtual, serikat buruh
               akan menyuarakan "Stop PHK" dan mendesak pemerintah melakukan langkah-
               langkah strategis untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK).

               "Perusahaan yang melakukan PHK harus diaudit oleh akuntan publik. Untuk melihat
               apakah benar-benar rugi atau menjadikan alasan pandemi untuk memecat buruh,"
               ucapnya.

               Lebih lanjut, Said mengatakan, saat ini, masih banyak perusahaan di sejumlah
               daerah yang memperkerjakan buruh di tengah pandemi Covid-19.

               Padahal, daerah-daerah tersebut sudah ditetapkan pemerintah untuk menerapkan
               Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

               "Oleh karena itu, KSPI mendesak agar perusahaan segera meliburkan buruh dengan
               tetap membayar upah dan THR penuh, agar daya beli buruh dan masyarakat tetap
               terjaga, jangan THR dibayar mencicil," kata dia.




                                                      Page 670 of 695.
   666   667   668   669   670   671   672   673   674   675   676