Page 681 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 681

dan pihak terkait lainnya," katanya.

               Hal itu agar menghasilkan kesepakatan bersama serta dapat diterima semua pihak
               demi terjalinnya keharmonisan dan suasana kondusif di Tanah Air termasuk Jakarta,
               terutama dalam pembahasan regulasi di bidang ketenagakerjaan, kesejahteraan
               sosial maupun perbankan/keuangan, tulis Taufan dalam nota dinas tersebut.

               Munculnya nota dinas ini sendiri, berdasarkan keterangan pers Majelis Pekerja
               Buruh Indonesia (MPBI) tertanggal 24 April 2020 yang ditandatangani oleh Presiden
               Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal; Presiden Konfederasi
               Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nea Wea; dan Presiden
               Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban yang
               intinya membatalkan aksi besar-besaran MPBI di seluruh Indonesia.

               Alasan pembatalannya aksi Mayday itu yang sedianya menolak RUU Cipta Kerja
               (Omnibus Law), tolak PHK dan tolak Pemotongan THR, adalah karena pelaksanaan
               aturan PSBB, masih terjadi wabah virus corona, imbauan Kapolri soal pelarangan
               melakukan aktivitas politik, menghormati bulan suci Ramadhan dan lainnya.

               Serikat buruh dan pekerja akan merubah atau mengganti aksi Mayday dengan acara
               bhakti sosial seperti pembagian sembako atau bantuan sosial bagi buruh/pekerja
               yang terdampak WFH atau PSBB serta melakukan kegiatan yang bersifat
               keagamaan di beberapa lokasi yang dikoordinir oleh MPBI dan serikat buruh lainnya.

               Terkait dengan pembatalan atau peniadaan aksi Mayday 2020 tersebut, pihak MPBI
               dan serikat buruh/pekerja lainnya menuntut diberikannya Tunjangan Hari Raya
               (THR) 2020 bagi seluruh buruh/pekerja oleh pihak perusahaan/pengusaha tanpa
               ada pemotongan atau pengurangan dengan alasan apapun.

               Bahkan pihak MPBI dan serikat buruh/pekerja mendesak adanya pemeriksaan
               laporan keuangan perusahaan oleh tim auditor publik yang dimediasi oleh pihak
               pemerintah untuk membuktikan kebenaran laporan keuangan terkait dengan
               pembayaran THR tersebut.

               Pihak serikat buruh/pekerja meminta agar buruh/pekerja yang masih bekerja karena
               pabriknya masih beroperasi agar segera dihentikan atau diliburkan sebab sangat
               rentan atau rawan tertular wabah virus corona.

               Pewarta: Ricky Prayoga Editor: Edy Sujatmiko COPYRIGHT (c)2020 .

















                                                      Page 680 of 695.
   676   677   678   679   680   681   682   683   684   685   686