Page 31 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2019
P. 31
Title GUNUNGKIDUL TUNGGU INSTRUKSI PUSAT TERKAIT KARTU PRA KERJA
Media Name harianjogja.com
Pub. Date 28 Juli 2019
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2019/07/28/513/1008538/gunun gkidul-
Page/URL
tunggu-instruksi-pusat-terkait-kartu-pra-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunggu instruksi dari Kementerian Tenaga
Kerja (Kemenaker) RI terkait dengan pemberian kartu pra kerja bagi pengangguran.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah telah menyiapkan dua juta kartu pra kerja
sebagai tindak lanjut dari kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin pada pilpres lalu.
Namun, tidak semua pengangguran akan mendapatkan kartu pra kerja. Manfaat
kartu pra kerja adalah membantu pengangguran mendapatkan keterampilan kerja.
Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Disnakertrans) Gunungkidul, Munawar Aksin, mengatakan wacana kartu pra kerja
masih menunggu koordinasi dengan Kemenaker RI. Apabila pihaknya sudah
mendapat petunjuk teknis (juknis) akan segera disosialisasikan. "Langsung kami
sampaikan kalau juknisnya ada," ujar Munawar, Kamis (25/7/2019).
Lebih lanjut ia menyatakan, karena jumlah kartu pra kerja terbatas maka akan
diseleksi secara ketat. Supaya program kartu pra kerja tepat sasaran bagi yang
berhak menerima. "Kan ada kriteria-kriterianya," ungkapnya.
Menurutnya, konsep kartu pra kerja ada tiga jenis. Pertama ialah siswa yang baru
lulus sekolah atau kuliah dan belum mendapatkan pekerjaan, kedua pekerja yang
sudah bekerja tetapi ingin meningkatkan kemampuan lainnya, dan terakhir,
karyawan yang mendapat PHK kemudian ingin mendapatkan pekerjaan baru. Untuk
kuota di Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini belum diketahui.
"Untuk kuota daerah seperti apa, petunjuk teknisnya yang lebih detail menunggu
pembentukan kabinet baru," katanya.
Sekretaris Komisi D, DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho, menuturkan pihaknya
menyambut baik wacana kartu pra kerja. Ia berharap program ini menyasar bagi
lulusan SMA serta SMK maupun perguruan tinggi yang masih menganggur.
"Karena ini program baru, kuota terbatas mungkin ya agak ribet. Kami tunggu dulu
juknisnya, harapannya bantuan itu benar-benar bisa untuk biaya kursus sehingga
menambah kompetensi pencari kerja kita," ujarnya.
Page 30 of 131.

