Page 32 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2019
P. 32

Title          REVISI UU KETENAGAKERJAAN: PENGUSAHA INGIN LEBIH FLEKSIBEL
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      28 Juli 2019
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20190728/9/1129569/revisi-uu-ketenagak erjaan-
               Page/URL
                              pengusaha-ingin-lebih-fleksibel
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Pengacara dari firma Dentos HPRP, Sartono mengatakan bahwa pengusaha
               memang menginginkan fleksibilitas dalam berbagai hal mengenai ketenagakerjaan
               seperti syarat dan ketentuan perjanjian kerja. Mereka, kata dia, mau diberi ruang
               negosiasi terhadap beberapa ketentuan "Dari sisi ketenagakerjaan, pengusaha akan
               menghitung gaji dan tunjangan, lalu kalau ada pengurangan tenaga kerja, ada
               angkanya. Mereka, para pengusaha ini mau ini fleksibel karena selama ini ketika ada
               karyawan langgar kerja, ketika mau PHK ada proses yang harus dijalankan di
               Disnaker dan mereka harus terus membayar," ujarnya, pekan lalu.

               Begitu pula jika suatu perusahaan ingin hengkang dari suatu negara, para
               pengusaha mesti membayar pesangon kepada para pekerja yang dikalikan dengan
               masa kerja. Hal ini menurutnya, tidak menarik bagi kalangan usaha sehingga
               mereka ingin ada pengaturan lebih lanjut terkait hal-hal seperti itu.

               "Belum lagi kalau ada aksi mogok kerja yang bisa berhari-hari, bisa memberikan
               kerugian bagi pengusaha. Mereka ingin jika ada aksi ilegal, maka bisa PHK tanpa
               pesangon. Fleksibilitas inilah yang mereka ingin dibicarakan," ucapnya.

               Constan Ponggawa, Managing Partner Dentons HPRP mengatakan bahwa
               pengusaha selalu menghitung risiko investasi, termasuk mengenai masalah
               ketenagakerjaan. Karena itu, jika tenaga kerja tidak menunjukkan kinerja yang baik,
               maka pengusaha, apalagi investor asing ingin mengganti tenaga kerja tersebut.

               "Karena itu harus ada ukurang yang jelas misalkan setelah diberhentikan dapat gaji
               maksimum selama tiga bulan. Sesudah itu jangan ribut lagi. Pengusaha itu punya
               pinjaman di bank yang harus dibayarkan cicilannya setiap bulan sehingga mereka
               ingin performa yang baik dari tenaga kerja," tuturnya.

               Sebagaimana diketahui, para pengusaha aktif menjalin komunikasi dengan
               pemerintah untuk mendesak revisi UU tersebut. Pada Selasa (9/7/2019), mereka
               bersua dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor untuk menyampaikan usulan
               perubahan tersebut.

               "Kami dengan Menaker [Menteri Ketenagakerjaan] sepaham, ada enam isu



                                                       Page 31 of 131.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37