Page 64 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2019
P. 64
tenaga kerja melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI," ungkap
Agus.
Pelatihan Vokasi merupakan harapan baru bagi para pekerja khususnya peserta
BPJS Ketenagakerjaan, sejalan dengan program pemerintah dalam peningkatan
sumber daya manusia dan sertifikasi keahlian sehingga lahirnya program vokasi
BPJS Ketenagakerjaan merupakan momentum yang baik bagi dunia kerja.
Pelaksanaan pelatihan vokasi ini dilakukan secara bertahap dimana pada tahap
awal, baru bisa dinikmati oleh pekerja di kawasan industri yg ada di DKI Jakarta,
Jawa Barat dan Banten. Nantinya secara bertahap akan dilakukan di 11 wilayah
operasional BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia.
BPJS Ketenagakerjaan mensyaratkan beberapa hal bagi yang akan mendapatkan
program ini, antara lain: WNI dengan NIK valid, minimal kepesertaan 1 Tahun pada
program BPJS Ketenagakerjaan dan sedang mencari kerja, ter-PHK baik dikarenakan
berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu yang dicantumkan dalam
perjanjian kerja, usia maksimal 40 tahun.
Disamping itu terdapat beberapa kriteria bagi keberlangsungan pelatihan agar
terjaminnya mutu bagi peserta, antara lain: lembaga dengan izin operasional resmi,
BLK milik pemerintah maupun swasta, memiliki minimal dua jenis modul pelatihan,
dan memiliki kerja sama dengan perusahaan penyerap tenaga kerja.
"Hal demikian dapat dibagi dalam beberapa persentase, yakni: menyiapkan
kemampuan pekerja siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja
sebesar 40 persen, menyiapkan pekerja sesuai karakteristik zona, area dan
komunitas strategis 25 persen, menyiapkan pekerja sesuai dengan tren
pekerjaan/industri baru dimasa depan 20 persen dan menciptakan enterpreneur
baru skala kecil dan mikro sebesar 15 persen," ungkap Direktur Pelayanan BPJS
Ketenagakerjaan, Krishna Syarif.
Dikatakan, alokasi serapan pelatihan vokasi ini tersebar dalam semua segmen
pekerjaan. Di antaranya pekerja pada industri digital dan kreatif, jasa
kemasyarakatan, konstruksi, maritim, pengolahan dan wirausaha.
Page 63 of 131.

