Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 134
Title KADIN: 6 JUTA PEKERJA TERKENA PHK DAN DIRUMAHKAN AKIBAT CORONA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 30 Mei 2020
https://kumparan.com/kumparanbisnis/kadin-6-juta-pekerja-terkena-phk-d an-
Page/URL
dirumahkan-akibat-corona-1tVvHBteRxs
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mencatat sebanyak 6 juta pekerja
menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan akibat virus
corona.
Angka tersebut 3 kali lipat lebih besar dibandingkan data yang disampaikan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yakni 1,9 juta pekerja.
Data Kadin bukan satu-satunya yang berbeda dengan Kemnaker. Sebelumnya
Kementerian PPN/Bappenas mencatat korban PHK dan dirumahkan mencapai 3,7
juta.
"Kalau di Kemnaker kan 2 jutaan. Data yang kami dapatkan dari asosiasi sudah
sekitar 6 juta yang dirumahkan dan PHK," ujar Wakil Ketua Kadin Shinta Kamdani
kepada kumparan, Sabtu (30/5).
Shinta menjelaskan, pengusaha memilih untuk merumahkan sebagian besar dari
para pekerja. Mereka tidak di-PHK lantaran perusahaan tidak memiliki cashflow
untuk membayarkan pesangon.
Sejak PSBB diberlakukan, kata Shinta, perusahaan mulai banyak yang mengalami
kesulitan secara keuangan. Hal itu yang kemudian menjadi pemicu melonjaknya
jumlah karyawan yang dirumahkan.
"Awalnya memang tidak ada pilihan memang harus ada PSBB atau lockdown oleh
pemerintah yang dianggap sebagai zona merah, jadi kami mengikuti. Tapi setelah
berjalan, kami melihat dampaknya semakin mengkhawatirkan sekali," ujarnya.
Angka tersebut, menurutnya, bisa bertambah lebih besar ke depannya jika tidak ada
solusi seperti menjalankan kebijakan new normal. Ia mengatakan, sebanyak 10 juta
pekerja di sektor informal juga terancam akan mengalami nasib serupa.
"Pekerja informal ini yang menjadi jumlah sangat besar, 10 juta ini yang harus kita
perhatikan juga. Dan kalau kita lihat sekarang, banyak UMKM yang mulai naik ke
menengah bisa turun lagi," pungkasnya.
Page 133 of 197.

