Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 160

berharga yang didapatnya selama tujuh bulan bekerja menjadi ABK. Ia juga jera
               berangkat keluar negeri melalui calo.


               "Selain bekerja tak sesuai kontrak kerja, makan juga tak layak selama di atas kapal.
               Penghasilan pun banyak sekali memperoleh potongan," keluhnya.

               Hal ini diamini Lasiran. Dia mengaku, meski kerja di kapal ikan, mereka hanya
               makan ikan 1-2 kali sebulan. Selama di kapal, mereka hanya mengonsumsi sayur
               busuk, kacang, cumi gosong, nasi campur air yang sama sekali tak layak.

               "Minum juga dari sulingan air laut," ujarnya.

               Senada, salah satu ABK lainnya, Rohman pun mengungkapkan hal yang sama.
               Diakuinya, berangkat melalui calo merupakan keputusan yang salah. Saat itu
               memang yang jadi pikiran hanya uang dan urusan perlindungan jadi nomor
               kesekian.

               "Ini pelajaran berharga agar kalau mau berangkat pelajari kontrak kerja sebagai
               awak kapal dan cek perusahaan secara teliti," ungkap Rohman.

               Ida mengungkapkan, pada dokumen crew salary contract memang terdapat
               berbagai macam potongan. yaitu uang jaminan dan potongan jaminan. Sehingga
               gaji yang diterima kurang dari gaji yang seharusnya USD 300.

               "Uang saku yang dijanjikan sebesar USD 50 juga tidak diterima oleh para ABK,"
               katanya.

               Atas kejadian ini, Ida meminta agar seluruh calon pekerja migrant Indonesia (PMI)
               mempelajari secara seksama kontrak kerja sebelum berangkat, serta mempelajari
               kredibilitas dan legalitas perusahaan. Para ABK juga diminta mendatangi kantor
               Disnaker setempat atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di daerah untuk
               mendapat keterangan secara jelas.


               "Jadi sebelum berangkat cek dulu semuanya. Jangan termakan iming-iming calo,"
               tegasnya.

               Dia berjanji, pemerintah melakukan berbagai upaya agar semua cerita menyedihkan
               tentang penderitaan dan kekerasan terhadap ABK Indonesia tidak terulang lagi.
               Termasuk memperkuat aspek regulasi dan pengawasan. Kepala BP2MI Benny
               Rhamdani menegaskan hal yang sama. Dia mengatakan, BP2MI akan menjadi
               mimpi buruk bagi perusahaan-perusahaan yang mengeksploitasi PMI.

               "Semua kasus dan pengaduan tentang kekerasan dan ekploitasi ABK akan kami
               bikin laporan resmi ke Bareskrim Mabes Polri. Sehingga hukum tegas bisa benar-
               benar ditegakkan," ungkap Benny..










                                                      Page 159 of 197.
   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165