Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 30
yang dibuat untuk program Kartu Prakerja sejak awal sudah janggal, khususnya
terkait izin lembaga pelatihan yang menjadi mitra pelatihan.
Pasal 6 ayat 2 Perpres 36/2020 menyebutkan, lembaga pelatihan memenuhi
persyaratan paling sedikit, pertama memiliki platform digital, pelatihan dilakukan oleh
lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan penyedia
platform.
Kedua, memiliki kompetensi sesuai dengan pasar kerja. Ketiga, medapat persetujuan
dari Manajamen Pelaksana Kartu Prakerja. "Ini aneh, kalau pelatihan yang
memberikan izin kan Kemanaker dan Kemenidikbud, sedangkan manajemen
pelaksana kan bukan sekaliber menteri, kenapa bisa memberikan izin," kata dia.
Dia menambahkan, mitra pemerintah dan manajamen pelaksana yang bertugas
sebagai kurator dan pengawas menyeleksi lembaga pelatihan secara asal-asalan.
Karenanya, muncul lembaga pelatihan abal-abal. "Saya menduga orang-orang di
program Kartu Prakerja selain buru-buru, mereka tidak paham bagaimana bisa
kompeten," ujar Eka.
Direktur Biro Komunikasi Program Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky, mengklaim
semua lembaga pelatihan sudah memenuhi aturan yang ditetapkan dan telah melalui
kurasi. "Kurasinya sesuai permenko, jadi setiap lembaga pelatihan sudah memenuhi
syarat," katanya.
Page 29 of 197.

