Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 38

Title          MENAKER: PEKERJA ALAMI COVID-19 BERHAK DAPAT JAMINAN KECELAKAAN KERJA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      01 Juni 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5036318/menaker-pekerj a-alami-covid-
               Page/URL
                              19-berhak-dapat-jaminan-kecelakaan-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran Menteri
               Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh
               Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena
               Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). SE tersebut dikeluarkan untuk memberikan
               perlindungan kesehatan bagi tenaga kerja yang terinfeksi virus Corona.

               SE tertanggal 28 Mei 2020 tersebut ditujukan kepada para gubernur se-Indonesia
               dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja/buruh yang terinfeksi COVID-
               19, dan beberapa di antaranya meninggal dunia. Ida menerangkan, ketentuan
               dalam SE tersebut didasarkan pada Peraturan Presiden RI (Perpres) Nomor 7 Tahun
               2019 tentang Penyakit Akibat Kerja (PAK).

               "Untuk itu pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang mengalami Penyakit Akibat
               Kerja (PAK) karena COVID-19 berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan
               Kerja (JKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Ida
               dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2020).

               SE tersebut memuat kategori pekerja atau buruh yang berisiko mengalami PAK
               karena COVID-19, di antaranya tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bertugas
               merawat pasien di rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat Iain yang
               ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat untuk merawat/mengobati pasien
               terinfeksi COVID-19.

               Tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut yaitu dokter, dokter gigi, dokter
               spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan, kebidanan, tenaga teknik
               biomedika serti ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti
               apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga kesehatan masyarakat seperti
               epidemiolog kesehatan," urai Ida.

               Kategori pekerja lainnya yang disebutkan dalam SE Kemnaker, yakni tenaga
               pendukung kesehatan pada rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat lain
               yang ditetapkan untuk menangani pasien terinfeksi COVID-19, meliputi cleaning
               service, pekerja laundry, dan lainnya. Berikutnya, tim relawan yang bertugas
               menanggulangi pandemi COVID-19 juga termasuk dalam kategori pekerja berisiko
               mengalami PAK karena COVID-19 dan berhak mendapatkan JKK.




                                                       Page 37 of 197.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43