Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 65
PARA PEKERJA INI BERHAK ATAS JAMINAN KECELAKAAN KERJA JIKA TERJANGKIT COVID-
Title
19
Media Name sindonews.com
Pub. Date 01 Juni 2020
https://ekbis.sindonews.com/read/55075/34/para-pekerja-ini-berhak-atas -jaminan-
Page/URL
kecelakaan-kerja-jika-terjangkit-covid-19-1591005960
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menerbitkan Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh
Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Beleid ini tertuang pada SE tertanggal 28 Mei 2020 ini ditujukan kepada para
Gubernur se-Indonesia dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja/buruh
yang terinfeksi Covid-19, dan beberapa di antaranya meninggal dunia.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, terbitnya SE ini didasarkan
Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja, Covid-19
dapat dikategorikan sebagai Penyakit Akibat Kerja (PAK) dalam klasifikasi penyakit
yang disebabkan pajanan faktor yang timbul dari aktivitas pekerjaan, yaitu
kelompok faktor pajanan biologi.
"Untuk itu pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang mengalami Penyakit Akibat
Kerja (PAK) karena Covid-19 berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan
Kerja (JKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Ida
dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Dia menambahkan, dalam SE tersebut menjelaskan pekerja/buruh yang dapat
dikategorikan memiliki risiko khusus/spesifik yang dapat mengakibatkan PAK karena
Covid-19 yaitu tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang meliputi tenaga kerja
medis dan tenaga kerja kesehatan yang bertugas merawat/mengobati pasien di
rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat lain yang ditetapkan oleh
pemerintah sebagai tempat untuk merawat/mengobati pasien terinfeksi Covid-19;
"Tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut yaitu dokter, dokter gigi, dokter
spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan, kebidanan, tenaga teknik
biomedika serti ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti
apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga kesehatan masyarakat seperti
epidemiolog kesehatan," jelasnya.
Page 64 of 197.

