Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 46
Meski begitu, KSPI mengaku belum membuat survei terbaru dengan penambahan
84 item tersebut. Kahar berujar, pihaknya masih berpedoman pada survei lama
dengan acuan pada 60 item. Dari survei itu diusulkan UMP DKI 2019 senilai Rp 4,31
juta.
Karena itulah, tambah Kahar, UMP DKI 2020 disarankan melebihi Rp 4,31 juta atau
lebih dari ketentuan pemerintah pusat bahwa UMP naik 8,51 persen. Apabila UMP
DKI 2020 naik 8,51 persen, maka bertambah dari Rp 3,9 juta menjadi Rp 4,2 juta.
"KSPI menolak kenaikan 8,51 persen yang ditetapkan pemerintah pusat karena
seharusnya upah ditetapkan daerah dengan sistem tripartit," jelas dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov DKI Jakarta
Andri Yansyah memperkirakan UMP DKI untuk 2020 mengalami kenaikan Rp
335.376, menjadi Rp 4.276.349 per bulan. Rencana kenaikan akan dibahas dalam
rapat dewan pengupahan pada 23 Oktober 2019.
Kenaikan Upah Minimum Provinsi sebesar 8,51 persen itu, diputuskan bila Dewan
Pengupahan Provinsi DKI Jakarta mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
bernomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi
Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2019.
Page 45 of 104.

