Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 62

Title          KENAIKAN 8,51 PERSEN BELUM SEJAHTERAKAN MASYARAKAT
               Media Name     indopos.co.id
               Pub. Date      21 Oktober 2019
                              https://indopos.co.id/read/2019/10/21/202004/kenaikan-851-persen-belum -
               Page/URL
                              sejahterakan-masyarakat/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               DPRD DKI Jakarta mendukung kenaikan upah minimum provinsi (UMP) ibu kota
               mencapai Rp4,2 juta. Kenaikan 8,51 persen itu dianggap para wakil rakyat belum
               dapat mensejahterakan masyarakat.

               Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan, UMP 2020 untuk DKI
               Jakarta diproyeksikan mencapai Rp 4,2 juta. Hanya saja angka itu dinilai tetap
               belum bisa membuat buruh sejahtera. Perlu ada intensif lain dari pemerintah, agar
               buruh dapat meningkatkan taraf hidupnya.

               "Kami mendukung UMP Rp4,2 juta. Sepertinya besar. Namun, tetap belum bisa
               membuat sejahtera buruh, karena biaya hidup di ibu kota juga tinggi," ungkap dia
               kepada INDOPOS saat dihubungi, Minggu (20/10/2019).

               Ia mengatakan, buruh perlu intensif seperti pengurangan biaya transportasi, biaya
               belanja kebutuhan pokok dan lain sebagainya. "Jika itu dapat dijalankan, barulah
               buruh bisa menabung dan kesejahteraannya meningkan," imbuh dia.

               Sementara itu, Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta Sarman Simanjorang
               menuturkan, unsur pengusaha di dalam Dewan Pengupahan menyebut kenaikan
               UMP DKI Jakarta sebesar 8,51 persen cukup memberatkan. Pasalnya, ketentuan itu
               juga berlaku bagi pekerja baru, belum berpengalaman, dan yang masih lajang.

               Dia mengatakan, kenaikan tersebut memberatkan karena kondisi perekonomian
               global yang tidak menentu. Kondisi perekonomian global berpengaruh pada
               beberapa sektor bisnis, seperti ritel akibat pukulan bisnis online dan usaha padat
               karya karena penurunan daya beli masyarakat.

               "Walaupun kenaikan UMP DKI sebesar 8,51 persen, namun dengan kondisi ekonomi
               saat ini bagi pengusaha tetap menjadi beban berat," kata Sarman saat dihubungi,
               Minggu (20/10/2019).

               Kendati demikian, Sarman menyatakan, kalangan pengusaha akan menghormati
               dan mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang
               Pengupahan dalam menentukan nilai UMP. "Kami inginnya UMP naik di kisaran




                                                       Page 61 of 104.
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67