Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 88

sehingga di masa depan semakin kuat dan berperan mengatasi kemiskinan,"
               katanya.

               Dalam pengembangan BLK komunitas, Kemnaker memberdayakan keberadaan BLK-
               BLK di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah BLK Makassar yang membina
               sebanyak 21 BLK Komunitas yakni 18 BLK Komunitas di Sulsel yang
               pembangunannya hampir rampung 100 persen dan tinggal menunggu bantuan
               peralatan untuk memulai aktivitas pelatihan.

               Sementara Tiga BLK Komunitas lainnya yang dalam proses pembangunannya yakni
               Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Makassar (Sulsel); dan dua di Sulut
               yakni Ponpes Al Luthfi, Lolanan (Bolmong) dan Sekolah Aliktab Langowan
               (Minahasa).

               Muhammad Ridwan, Pengelola BLK Komunitas Ponpes Manbaul Ulum memberikan
               apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan berupa pembangunan
               gedung BLK Komunitas dan bisa tuntas di awal tahun 2020. "Bantuan pemerintah
               sangat bermanfaat dan memudahkan masyarakat sekitar Ponpes berlatih untuk
               menambah penghasilan mereka," kata Ridwan.

               Ridwan menambahkan masyarakat kabupaten Maros sangat antusias menyambut
               kehadiran BLK Komunitas di Ponpes Mambaul Ulum, khususnya untuk pelatihan
               menjahit yang sangat membantu kaum ibu dan remaja putri. Tak ada pembatasan
               usia menjadi peserta pelatihan di BLK Komunitas Mambaul Ulum karena BLK
               merupakan long life learning atau pembelajaran seumur hidup.

               "Dasar pendidikan BLK Komunitas untuk memperoleh keahlian, pekerjaan,
               memperoleh penghasilan untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya.
               Masyarakat sekitar Bantimurung harus manfaatkan semaksimal mungkin untuk
               mendorong peningkatan ekonomi keluarganya," katanya.

               Seorang warga kabupaten Maros menyambut positif kehadiran BLK Komunitas di
               wilayahnya. Dia ingin menjadi peserta dan mengikuti pelatihan menjahit yang
               disiapkan BLK Komunitas Manbau Ulum.

               Sebagaimana dikemukakan Romlah (48 th), yang mengatakan keinginannya untuk
               mengikuti pelatihan menjahit yang disiapkan di BLK Komunitas Manbaul Ulum itu.
               Namun kekhawatirannya tidak bisa bergabung karena faktor usia menjadi sirna,
               karena BLK Komunitas tak membatasi usia. "Saya pun senang, jika BLK Komunitas
               tak lagi membatasi usia untuk menjadi peserta pelatihan. Saya sudah tak sabar
               mengikuti pelatihan," pungkasnya.













                                                       Page 87 of 104.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93