Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 104
PANGGIL PEKERJA YANG DIRUMAHKAN
Sementara itu, sambut penerapan new normal perusahaan yang sempat mandek karena
terdampak wabah korona kini mulai beraktivitas produksi. Dari data Dinas Ketenagakerjaan,
Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Nganjuk mencatat ada dua perusahaan yang
sudah produktif kembali.
Yakni PT Lotus Indah Textile, Sukomoro Industries, dan FT Kertarajasa Raya, Rejoso. Kedua
perusahaan tersebut aktifsetelah bahan bakuyang selama ini sempat tersendat sudah kembali
beroperasi secara normal Menurut Kepala Disnakerkop UM Agus Frihannedy, ada ribuan pekerja
yang nantinya akan bekerja kembali seperti biasa. "Merekayang masuk kerja, sebagian adalah
karyawan yang dirumahkan dan yang perekrutannya tertunda," terangnya.
Seperti di PT Lotus, ia mengungkap, ada seribu karyawan yang dahulu dirumahkan. Namun,
kini sudahdipanggil lagiuntukbekerja. "Besok(hari ini, Red) mereka akan masuk? kata Agus.
Mempekerjakan kembali karyawan yang dirumahkan adalah bagian dari bentuk komitmen
perusahaan yang sempat mandek karena terdampak pan demi Covid-19.
Untuk PT Kertarajasa Raya, Agus mengatakan, nanti akan masuk karyawan baru sekitar300
orang.
Dia berharap, perusahaan yang masih belum beroperasi bisa segera menuyusul dan semakin
banyak yang bekerja "Sampai saat ini tidak ada tambahan karyawan yang dirumahkan atau di-
PHK," ujarnya
Perusahaan yang merumahkan pekerjanya terakhir terjadi pada akhir April lalu. Agus menyebut,
total pekerja yang dirumahkan sebanyak 2256 orang Sedangkan yang masuk data pemutusan
hubungan kerja (PHK) sebanyak 109 pekerja Dengan semakin banyaknya perusahaan yang aktif
saat new norma/nanti, Agus berharap akan semakin banyak karyawan yang bekerja kembali.
"Saya sudah berkoordinasi dengan HRD perusahaan di Nganjuk. Mengingatkan lagi komitmen
mereka untuk memanggil kembali karyawan yang di rumahkan setelah aktif beroperasi,"
paparnya.
Karena saat ini status darurat bencana Covid-19 belum dicabut, Agusmenegaskan, semua
perusahaan wajib menjalankan protokol
kesehatan. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh saat di pintu masuk sampai dengan jarak kerja
yang harus diatur Sehingga saat karyawan bekerja tetap ada jarak.
"Kita tidak ingin nanti ada Master baru di perusahaan," ucapnya. Apalagi dalam satu perusahaan
ada ribuan orang yang bekerja Maka sepatutnya semua pihak bisa menjaga kesehatan agar
tidak tertular. (rq/ndr)
103

