Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 166

3 JUTA PEKERJA TERDAMPAK

              Anggaran Kemensos Jadi Rp 120 Triliun Hingga Akhir Tahun

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  mengatakan  kemungkinan  jumlah  pekerja
              yang dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi virus corona
              jenis baru (Covid-19) bisa lebih dari 3 juta orang.
              "Akibat  berhentinya  roda  perekonomian  kita,  ada  saudara-saudara  kita  yang  kehilangan
              pekerjaan,  di-PHK  atau  kehilangan  pendapatan.  Jumlahnya,  kalau  data  di  Kementerian
              Ketenagakerjaan tidak sedikit, 3 juta lebih yang terdaftar," kata Menaker Ida Fauziah di Jakarta,
              Jumat (12/ 6).

              Menaker  mengatakan  jumlah  pekerja  terdampak  mungkin  saja  lebih  banyak  dari  data  yang
              dimiliki oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), karena masih ada individu terdampak
              yang belum melapor ke Kemnaker atau Dinas Ketenagakerjaan di daerah.
              Menurut Menaker, baik pekerja maupun pengusaha tidak ingin kondisi seperti sekarang terjadi
              terus berlanjut. Kondisi Indonesia tidaklah unik, hampir seluruh negara mengalami hal yang
              sama ketika pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan kepada perekonomian.

              Oleh karena itu, saat ini tengah disiapkan normal baru (new normal) agar masyarakat dapat
              melalaikan  kegiatan  produktif  sambil  tetap  awas  dengan  risiko  infeksi  Covid-19.  "PSBB
              (pembatasan sosial berskala besar) belum dicabut, tapi kegiatan sudah mulai disiapkan untuk
              masuk pada era adaptasi kondisi normal baru atau new normal," kata Menaker.

              Hal itu perlu dilakukan agar kegiatan ekonomi, sosial dan keagamaan masyarakat bisa kembali
              bergeliat sambil tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi hidup dalam
              kondisi pandemi Covid-19.

              Sebelumnya,  Kemnaker  mencatat  1.792.108  pekerja  Indonesia  dirumahkan  atau  terkena
              pemutusan  hubungan  kerja  (PHK)  sebagai  dampak  pandemi  Covid-19  (data  sampai  27  Mei
              2020). Rincian data yang telah diverifikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan itu adalah 1.058.284
              pekerja sektor formal dirumahkan, 380.221 pekerja formal terkena PHK 318.959 pekerja sektor
              informal terdampak, 34.179 calon pekerja migran gagal diberangkatkan, serta 465 pemagang.
              Kemensos

              Sementara  itu,  anggaran  Kementerian  Sosial  mencapai  Rp  104  triliun  selama  penanganan
              pandemi Covid-19, naik dari awal anggaran yang dilimpahkan sebesar Rp 62,7 triliun.

              "Kalau bicara program kerja cukup banyak anggaran yang dilimpahkan, sampai hari ini sudah
              Rp 104 triliun," kata Menteri Sosial Juhari P Batubara dalam bincang-bincang dengan media
              yang tergabung dalam Forum Wartawan Sosial (Forwasos) secara virtual di Jakarta, Jumat (12/
              6).

              Menurutnya, ada kenaikan anggaran sebesar Rp 40 triliun. Anggaran tersebut akan ditambah
              lagi sampai Desember 2020 menjadi Rp 120 triliun. "Anggaran Kemensos terbesar nomor dua
              setelah Kementerian Pertahanan dari awalnya enam terbesar," tambahnya.

              Dengan anggaran yang besar tersebut, beban kerja Kemensos juga bertambah terutama terkait
              dengan penanganan Covid-19. Kemensos bertugas menyalurkan bantuan sosial, selain bansos
              reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga
              bantuan khusus untuk warga terdampak Covid-19. (B.43)**

              Caption :


                                                           165
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171