Page 271 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 271
Judul Menaker Ida: Negara Berkomitmen Hapus Pekerja Anak
Nama Media jpnn.com
Newstrend Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/menaker-ida-negara-berkomitmen-
hapus-pekerja-anak
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-12 17:28:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan RI) Tantangan dan Strategi Penanggulangan
Pekerja Anak secara Kolektif dan Berkelanjutan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan RI) Ketidakberdayaan ekonomi orang tua
dalam memenuhi kebutuhan keluarga memaksa anak-anak terlibat dalam pekerjaan yang
membahayakan atau bahkan terjerumus dalam bentuk-betuk pekerjaan terburuk untuk anak
yang sangat merugikan keselamatan, kesehatan, dan tumbuh kembang anak
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan RI) Di masa pandemi ini, saya mengajak dan
memperkuat komitmen bersama untuk membebaskan anak-anak kita belenggu pekerjaan yang
belum menjadi tanggung jawab mereka
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah menegaskan bahwa negara Indonesia memiliki
komitmen dalam menghapus pekerja anak . Wujud komitmen tersebut ditandai dengan
meratifikasi Konvensi ILO Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja
dengan UU Nomor 20 Tahun 1999, serta memasukkan substansi teknis yang ada dalam
Konvensi ILO tersebut dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.
MENAKER IDA: NEGARA BERKOMITMEN HAPUS PEKERJA ANAK
, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah menegaskan bahwa negara Indonesia
memiliki komitmen dalam menghapus pekerja anak . Wujud komitmen tersebut ditandai
dengan meratifikasi Konvensi ILO Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan
bekerja dengan UU Nomor 20 Tahun 1999, serta memasukkan substansi teknis yang ada dalam
Konvensi ILO tersebut dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.
Kemnaker, kata Menaker Ida, telah berupaya menghapus pekerja anak sejak 2008, yakni
dengan melakukan penarikan pekerja anak dari bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak.
270

